Hidup Tak Semanis Madu yang Dihasilkan, Lebah Diintai 12 Ancaman Mengerikan

Klikhijau.com – Kehidupan lebah tak semanis madu yang dihasilkan. Banyak kisah getir dan kelam menyelaminya. Sekadar untuk bertahan hidup pun, para ahli belum lama ini mengidentifikasi 12 ancaman baru...

Hidup Tak Semanis Madu yang Dihasilkan, Lebah Diintai 12 Ancaman Mengerikan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kehidupan lebah tak semanis madu yang dihasilkan. Banyak kisah getir dan kelam menyelaminya. Sekadar untuk bertahan hidup pun, para ahli belum lama ini mengidentifikasi 12 ancaman baru yang mengintai kehidupan lebah.

Ke-12 ancaman tersebut sangat mendesak untuk diatasi karena dapat membahayakan lebah dalam lima hingga 15 tahun mendatang—demikian  laporan baru dari Universitas Reading.

Simon Potts seorang profesor keanekaragaman hayati dan layanan ekosistem Universitas Reading yang merupakan ketua Dewan Penasihat Ilmiah Bee:wild mengimbau perlunya bertindak lebih awal agar kita dapat mengurangi bahaya dan membantu penyerbuk melanjutkan hidup dan pekerjaan penting mereka di alam dan produksi pangan .

Menurutnya, dengan mengidentifikasi ancaman baru dan menemukan cara untuk melindungi penyerbuk sejak dini adalah kunci untuk mencegah penurunan populasi yang lebih besar.

“Ini bukan sekadar masalah konservasi. Penyerbuk berperan penting dalam sistem pangan, ketahanan iklim, dan keamanan ekonomi kita. Melindungi penyerbuk berarti melindungi diri kita sendiri,” katanya.

Sebenarnya bukan hanya lebah yang diintai ancaman serius, tapi semua penyerbuk, baik kelelawar, kupu-kupu, ngengat, dan beberapa jenis burung juga terancam.

Padahal peran mereka sangat penting bagi alam dan pasokan pangan dunia, dengan hampir 90 persen dari semua tanaman berbunga dan lebih dari tiga perempat tanaman pangan utama di planet ini bergantung pada mereka.

Sayangnya, ancaman serius mengintai mereka semua, khususnya lebah. Berikut 12 ancaman yang mengintai mereka:



  • Peningkatan pertanian



Pertanian penting bagi penyerbuk, tapi peningkatan pertanian dalam ruangan yang dapat mengurangi habitat alami penyerbuk liar dan menyebarkan penyakit dengan memperkenalkan penyerbuk yang dikelola ke populasi liar.

Semakin seringnya terjadi kebakaran hutan dan dikombinasikan dengan ancaman lain, dapat  menghancurkan habitat penyerbuk dan membuat pemulihan lebih sulit.


  • Polusi mikroplastik



Dampak polusi mikroplastik semakin brutal—penyerbuk juga sangat terdampak oleh keberadaannya, sebaba  dapat mengurangi kesehatan dan umur  mereka.



  • Perang dan konflik



Lahirnya perang dan konflik yang memaksa negara-negara menanam lebih sedikit varietas tanaman, menyebabkan penyerbuk tidak memiliki sumber makanan yang beragam.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2