Memahami Pengertian Efek Rumah Kaca, Penyebab dan Dampaknya

Klikhijau.com โ€“ Efek Rumah Kaca (ERK) atau Gas Rumah Kaca (GRK), istilah ini kini semakin populer seiring fenomena perubahan iklim. Bumi mengalami peningkatan suhu yang kemudian disebut pemasanan glob...

Memahami Pengertian Efek Rumah Kaca, Penyebab dan Dampaknya
Bacakan Artikel

[irp]



  1. Sulfur Oksida



Senyawa sulfur oksida merupakan gas beracun dan memiliki bau yang menyengat. Sulfur oksida terkandung dalam bahan hasil tambang, seperti batu bara dan minyak bumi.

Hasil pembakaran sulfur oksida akan menghasilkan gas belerang. Sulfur oksida atau belerang juga dapat menyebabkan polusi udara efek rumah kaca.



  1. Sulfur Heksafluorida



Sulfur Heksafluorida adalah gas yang turut menjadi penyebab efek rumah kaca. Gas ini cenderung selalu meningkat konsentrasinya di atmosfer. Gas yang bersifat menangkap panas ini, membuat kondisi suhu bumi semakin parah.


  1. Nitrogen Oksida



Nitrogen oksida dihasilkan dari reaksi nitrogen dan oksigen yang terjadi pembakaran di udara. Seluruh pembakaran di dunia dapat membentuk gas dan menyebabkan pencemaran udara.

Gas ini bersifat sebagai insulator panas yang sangat kuat yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil. Bahkan, nitrogen oksida dapat menangkap panas tiga ratus kali lebih besar dibanding karbondioksida.

[irp]



  1. Metana



Gas metana adalah gas yang dapat menyebabkan gangguan lingkungan, namun juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energy biogas. Gas ini memiliki sifat mudah terbakar.

Metana dihasilkan dari proses produksi pertambangan batu bara, minyak bumi dan gas alam. Selain itu, metana secara alami juga dihasilkan oleh pembusukan limbah atau sampah organik, serta gas sisa pencernaan makhluk hidup.



  1. Klorofluorokarbon



CFC atau freon adalah suatu senyawa organik yang mengandung karbon, klorin, dan fluorin. CFC diproduksi sebagai derivat volatil dari metana, etana, dan propana. Penggunaan dlorofluorokarbon dihentikan secara bertahap melaluiย Protocol Montreal,ย karena mengakibatkan penipisan lapisan ozon.

Senyawa antrogenik ini merupakan gas rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya efek kaca lebih tinggi dibanding karbondioksida.

[irp]

Aktivitas yang memicu gas rumah kaca

Selain penyebab efek rumah kaca di atas, berikut ini ada 7 aktivitas yang dapat memperburuk ERK antara lain:


  1. Penggunaan bahan bakar fosil



Penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara dapat memperparah efek rumah kaca. Penggunakan bahan bakar fosil berlebihan dapat menaikkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.


  1. Penebangan dan kebakaran hutan



Selain merusak ekosistem di hutan, penebangan dan kebakaran hutan akan berdampak pada Namun, kegiatan penebangan dan kebakaran hutan dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca.


  1. Pencemaran Laut



Mikroorganisme lautan seperti plankton memiliki kemampuan untuk menyerap karbon. Kondisi lautan yang tercemar akibatย limbah,ย seperti minyak,ย plastikย dan limbah industri lain akan merusak ekosistem dan menurunkan kemampuannya untuk menyerap karbon.


  1. Pertanian



Pertanian skala besar atau disebut industri pertanian pada umumnya menggunakan pupuk kimia untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Pupuk kimia yang dipakai tersebut dapat melepaskan gas nitrogen oksida ke atmosfer dan menjadi gas rumah kaca.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: