Kenali 7 Jenis Plastik, 4 Informasi Penting di Baliknya Plus Bahayanya!

oleh -1.302 kali dilihat
Kenali 7 Jenis Plastik, 4 Informasi Penting di Baliknya Plus Bahayanya!
Sampah plastik - Foto/Pixabay
Anis Kurniawan

Klikhijau.com – Jenis plastik atau tipe plastik berbeda-beda. Pada mulanya keberadaan plastik sangatlah menolong dan menciptakan efisiensi dalam beragam aktivitas keseharian. Tetapi, pemakaiannya yang mulai massif khususnya pada plastik sekali pakai (single use), mengubahnya sebagai tragedi bagi lingkungan.

Hampir semua kita senantiasa berkutat dengan plastik setiap harinya. Sebagian besar sampah plastik telah mencemari sungai, lautan dan ruang terbuka akibat pengolahan sampah plastik yang tidak berjalan.

Oleh sebab itu, pengetahuan tentang jenis plastik sangatlah penting agar ada sikap bijak yang menyertai setiap pemakaiannya. Perkenalan akan jenis-jenis plastik sekaligus juga dapat menjadi referensi kita dalam penggunaannya.

Ada baiknya menggunakan plastik sesuai jenis dan kegunaannya. Paling penting adalah mengidentifikasi, jenis mana saja yang relatif lebih aman digunakan dan mana yang harus diperlakukan khusus bila terpaksa juga harus dipakai. Berikut 7 jenis plastik yang penting Anda ketahui!

KLIK INI:  Terbayang, Sampah Kampanye Kira-Kira Akan Meluber ke Mana?
  1. PET or PETE ((Polyethylene terephthalate)
Jenis plastik PETE
Jenis plastik PETE

Jenis ini bisa Anda jumpai saat meneguk air minum kemasan. Umumnya tidak berwarna alias transparan karena memang kerap diperuntukkan untuk produk air mineral kemasan.

Jenis ini hanya untuk sekali pakai (single use) dan tidak tahan pada air panas. Tidak heran, bila memasukkan air mendidih pada wadah jenis ini, ia bisa melepuh dan tentu berbahaya bagi kesehatan. Kontak suhu panas dapat meracuni makanan dengan antimon dan metaloid beracun.

Produk plastik PET or PETE rasanya yang paling banyak beredar dan paling rentan jadi sampah. Padahal, jenis.

Untuk diketahui, PETE banyak dimanfaatkan untuk kemasan makanan intan dan terutama minuman karena memang cukup aman dan tidak mengandung BPA. Namun demikian, penggunaannya hanya cocok untuk sekali pakai.

Untuk mengindari pemakaian massif plastik ini sebaiknya Anda membiasakan diri memakai tumbler setiap keluar rumah. Tumbler sangat efektif mencegah Anda membeli minuman kemasan plastik.

KLIK INI:  Perempuan Adat, Konflik Sumber Daya Alam, dan Penurunan Kualitas Lingkungan
  1. HDPE (High Density Polyethylene)
jenis plastik HDPE (High Density Polyethylene)
Contoh plastik HDPE (High Density Polyethylene)

Tidak jauh berbeda degan jenis sebelumnya, HDPE (High Density Polyethylene) juga dimanfaatkan sebagai kemasan produk sehari-hari seperti detergen, botol sampoo, kantong belanjaan dan kemasan minuman. Bentuk khas jenis ini adalah berwarna putih susu.

Seperti halnya jenis PETE, plastik HDPE juga hanya dianjurkan untuk penggunaan sekali pakai lalu buang.

Meskipun terkesan aman, namun ternyata dapat juga menimbulkan zat kimia estrogen yang membahayakan janin dan remaja.

Volume sampah plastik jenis HDPE termasuk yang paling massif terbuang di lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, pemakaiannya harus  pula disertai dengan inisiatif daur ulang atau menabungnya di bank sampah.

KLIK INI:  Omnibus Law, Hukum Agraria Kolonial dan Ancaman Kedaulatan Pangan
  1. Plastik PVC (Polyvinyl Chloride)
jenis plastik Plastik PVC (Polyvinyl Chloride)
Jenis plastik Plastik PVC (Polyvinyl Chloride) – Foto/ ThoughtCo

Berbeda dengan dua jenis sebelumnya yang relatif lebih muda didaur ulang, plastik PVC (Polyvinyl Chloride) termasuk yang paling sulit diatur.

Bentuknya bisa fleksibel ataupun kaku dan biasa digunakan untuk pipa, plastik kemasan bungkus makanan, mainan anak, dan lantai vinyl.

Harus berhati-hati dengan PVC sebab dapat membahayakan ginjal dan hati. Sebua zat bernama DEHP di dalam plastic ini juga dapat memengaruhi hormon maskulin menjadi feminin.

Plastik PVC tak pernah digunakan sebagai botol plastik minuman karena bahan pembuatnya yang sangat berbahaya.

KLIK INI:  Tahun-Tahun Mendatang, Miliaran Sampah Plastik akan Mengepung Bumi
  1. Plastik LDPE (Low Density Polyethylene)
jenis plastik Plastik LDPE (Low Density Polyethylene)Plastik LDPE (Low Density Polyethylene)
Jenis plastik Plastik LDPE (Low Density Polyethylene)Plastik LDPE (Low Density Polyethylene) – Foto/Waste4Change

Plastik LDPE (Low Density Polyethylene), secara umum memiliki standar food grade yang artinya baik untuk berbagai makanan dan minuman.

Bahannya pun mudah didaur ulang dan sangat cocok untuk wadah kemasan yang kuat namun tetap fleksibel.

Meskipun tidak mengandung zat BPA, namun seperti plastik lainnya, plastik LDPE dapat memicu zat estrogenik berbahaya.

Biasanya plastik kemasan ini digunakan untuk kantong roti, kantong sampah, karton susu, dan juga gelas minuman.

KLIK INI:  Ditemukan Ikan Kakap Tua Berumur 81 Tahun, Perawakannya Aneh!
  1. Jenis Plastik PP (Polypropylene)
Jenis plastik Jenis Plastik PP (Polypropylene)
Plastik PP (Polypropylene) – Foto/Chemical News

Dibandingkan jenis plastik sebelumnya, jenis (Polypropylene) termasuk yang paling baik kualitasnya dan aman ntuk makanan dan juga minuman.

Mirip seperti plastik PETE atau PET, plastik PP pun memiliki bentuk yang transparan.

Dengan daya tahan yang baik terhadap panas, polypropylene terbukti tidak menghasilkan zat kimia berbahaya sebanyak jenis lainnya.

Biasanya digunakan untuk botol plastik yoghurt, botol susu bayi, dan wadah makanan antar.

Dari semua jenis jenis plastik yang ada, plastik PP ini yang paling direkomendasikan untuk makanan dan minuman.

KLIK INI:  Foto Aksi Liestiaty F Nurdin Ajak Organisasi Perempuan Kendalikan Sampah Plastik
  1. Jenis Plastik PS (Polystyrene)
styrofoam
Tumpukan sampah styrofoam-Foto/Rimbakita

Anda pasti mengenal Styrofoam yang banyak digunakan dalam bisnis makanan delivery. Harus diakui kalau Styrofoam sangat tidak aman bagi kesehatan. Jenis ini termasuk jenis platik PS (Polystyrene) yang patut diwaspadai.

Dalam keadaan panas, plastik ini dapat menghasilkan zat styrene yang dapat meracuni makanan dan minuman kita.

Tidak hanya itu, bahan plastik ini juga tidak dapat mengurai dengan tanah dan akan menimbulkan gas beracun bila dibakar.

Alhasil, plastik kemasan ini tidak sekadar menimbulkan sampah plastik tetapi juga menghasilkan polusi yang mencemari lingkungan sekitar. Bahkan ada yang menyebut jenis ini sebagai plastik abadi yang dapat menimbulkan petaka di lautan.

KLIK INI:  5 Fakta Menyebalkan tentang Penanganan Sampah yang Terus Bertahan
  1. Jenis Lainnya (Umumnya Polycarbonate)

Masih ada lagi jenis jenis plastik lainnya yang beredar di pasaran.

Jenis plastik yang termasuk dalam kategori ini berarti dibuat dari bahan lainnya selain enam bahan di atas.

Bahayanya juga sangat tinggi dan terbukti dapat menimbulkan zat BPA dan/atau zat BPS yang merusak tubuh.

Bahayanya di antaranya gangguan mood, pertumbuhan, fungsi seksual, fungsi reproduksi dan juga pubertas.

Sebisa mungkin hindari pemakaian plastik ini untuk berbagai makanan dan minuman kamu ya!

KLIK INI:  Penyelundup Sampah Plastik Terancam Denda Hingga 5 Milyar

4 Hal Penting

Setelah mengenali 7 tipe plastik, ada baiknya memperhatikan 4 hal penting ini agar mengarahkan Anda memakai plastik secara bijak:

  1. Meskipun berbeda satu dan yang lainnya, semua kategori plastik sejatinya dapat menimbulkan zat berbahaya jika terekspos pada situasi ekstrem, contohnya panas.
  2. Tiga tipe plastik yang dianggap cukup aman untuk digunakan adalah: Polyethylene Terephthalate (PET), High Density Polyethylene (2-HDPE), and Polypropylene (5-PP).
  3. Meskipun para ahli terus melakukan penelitian dan percobaan untuk dapat mendaur ulang semua tipe plastik yang ada, 2 tipe plastik yang sering diproses dalam program daur ulang adalah Polyethylene Terephthalate (1-PET) and High Density Polyethylene (2-HDPE).
  4. Jangan pernah membakar sampah plastik karena dampaknya akan sangat berbahaya bagi kesehatan. Cek bahaya membakar sampah plastik DI SINI!

Bahaya Sampah Plastik

Banyaknya sampah plastik di sekitar kita berdampak langsung terhadap manusia dan lingkungan.

Sebagian besar sampah plastik tersebut berasal dari plastik kemasan sekali pakai yang sebagian besarnya sangat sulit didaur ulang, apalagi diuraikan alam.

Konsumsi berlebih terhadap plastik belakangan ini menjadi perhatian utama masyarakat dunia.

Dunia saat ini sedang dalam kepungan sampah plastik. Ini harus segera dihentikan dengan memulai gaya hidup diet plastik sekali pakai. Di samping itu, cara bijak menangani sampah plastik harus dilakukan melalui daur ulang, pemilahan sampah plastik dan menabungnya di bank sampah.

Semua ini harus dilakukan secara bersama-sama mengingat betapa besar risiko sampah plastic terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Cek lebih detail mengenai bahaya sampah plastik DI SINI!

KLIK INI:  2030 Taiwan Bebas dari Sampah Plastik, Indonesia Kapan Ya?