MBG Bukan Sekadar Gizi, Tetapi Juga Investasi Masa Depan, Harus Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Klikhijau.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Salah satu bukti dukungan tersebut a...

MBG Bukan Sekadar Gizi, Tetapi Juga Investasi Masa Depan, Harus Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Kedua pola tersebut, dapatย menjadi fondasi penting dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045 mendatang.

Menampakkan hasil

Program ย kolaborasi pengelolaan sampah berbasis komunitas ย sejauh ini ย telah menampakkan hasilnya, sebab berhasil mengurangi sampah makanan di SPPG Jatake sebesar 35% dalam enam bulan terakhir, ย dengan pengurangan sampah organik yang diolah menjadi kompos untuk pupuk tanaman yang ada di sekolah.

Model kolaborasi pengelolaan sampah berbasis komunitasย yang diinisiasi SPPG Jatake ย melibatkan masyarakat, dunia usaha, dan teknologi sederhana seperti komposting, bank sampah, dan RDF skala kecil.

[irp]

SPPG Jatake yang berlokasi di lahan seluas 2.000 mยฒ, mampu mengolah 10-15 ton sampah per hari. Upaya tersebut mengurangi beban TPA lebih dari 30%.

KLH/BPLH sendiri menaruh atensi besar terhadap keberhasilan program MBG tidak hanya dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga dari efektivitas pengelolaan sampah yang dihasilkannya.

Efektivitas MBG harus berjalan seiring dengan pengurangan sampah makanan (food waste), penggunaan wadah guna ulang untuk menghindari sampah kemasan sekali pakai, serta edukasi konsumsi berkelanjutan agar makanan tidak bersisa. Hal ini sejalan dengan Arahan Presiden dalam RPJMN untuk mencapai pengelolaan sampah 100% pada tahun 2029.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: