Masuk 100 Perempuan Inspiratif BBC, Ini 9 Aksi Lingkungan Swietenia

Klikhijau.com - Dunia telah mencatat bahwa peran perempuan amatlah penting untuk kehidupan. Belum lama ini, BBC 100 Women merilis daftar 100 perempuan inspiratif karena bakti baiknya yang mengesankan....

Masuk 100 Perempuan Inspiratif BBC, Ini 9 Aksi Lingkungan Swietenia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Dunia telah mencatat bahwa peran perempuan amatlah penting untuk kehidupan. Belum lama ini, BBC 100 Women merilis daftar 100 perempuan inspiratif karena bakti baiknya yang mengesankan.

Satu diantaranya adalah Penyelam perempuan dan pendiri organisasi Divers Clean Action, Swietenia Puspa Lestari.

Swietenia Puspa Lestari, yang akrab disapa Tenia, punya kepedulian tinggi khususnya penanganan sampah di lautan, dengan terbiasa memungut sampah di arus yang deras meski harus mempertaruhkan nyawanya.

Semua bermula dari pengalamannya melihat sampah berserakan di Perairan Berau, Kalimantan Timur, tiga tahun silam saat menyelam. Tenia akhirnya mewakafkan dirinya demi menyelamatkan laut dari kepungan plastik.

[irp]

Selain memungut sampah di arus deras, berikut aksi dan pengalaman menarik Tenia menyelamatkan sampah di perairan.

Menemukan fakta tentang kantong kresek di lautan

Tenia punya pengalaman menarik tentang kantong kresek di lautan. Ia menceritakan sebagai penyelam ia sering mengira kantong plastik kresek adalah ubur-ubur, suatu pemandangan yang mungkin akan mengecoh penyu yang memakan ubur-ubur.

"Berapa banyak penyu yang sudah makan kresek?" ujar Tenia, membagikan pertanyaan yang kian mengusiknya. Kegelisahannya melihat polusi laut mendorong Tenia mengajak warga mengurangi penggunaan plastik dan mencegah membuangnya ke laut.

Mendirikan DCA

Ia kemudian mendirikan komunitas Divers Clean Action (DCA) di tahun ketiga dirinya menimba ilmu di jurusan teknik lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2015.

Di awal pembentukan organisasinya, perempuan yang sudah belajar menyelam dari usia sekolah ini, memfokuskan kegiatannya pada Pulau Seribu karena ia pernah bermukim di Pulau Pramuka dari tahun 2003 hingga tahun 2007.

Tenia mengatakan ia telah mengamati perubahan dari Pulau Seribu dari tahun ke tahun karena perkembangan masyarakat dan pariwisata yang ada.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: