Mahasiswa UNM Berhasil Ciptakan Bilik Disinfektan, Amankah?

Klikhijau.com โ€“ Namanya Automatic Sterilization Chamber. Nama itu disematkan kepada bilik disinfektan yang berhasil dibuat oleh mahasiswa Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik (FT) Universitas Ne...

Mahasiswa UNM Berhasil Ciptakan Bilik  Disinfektan, Amankah?
Bacakan Artikel

โ€œSaya tak mau tahu berapa jumlahnya. Jika memang dibutuhkan kita produksi sebanyak mungkin,โ€ tegasnya.

Tidak direkomendasikan

Prof Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa penggunaan disinfectant chambers (bilik disinfektan) untuk menyemprotkan disinfektan langsung ke tubuh manusia tidak direkomendasikan.

Menurutnya hal tersebut karena menyemprotkan disinfektan langsung ke tubuh bisa menimbulkan iritasi pada kulit, mulut, dan mata.

"Penggunaan disinfektan dengan ruang, chamber, atau penyemprotan secara langsung ke tubuh manusia tidak direkomendasikan karena berbahaya bagi kulit, mulut, dan mata, dapat menimbulkan iritasi," kata Wiku seperti diwartakan Tirto

Metode pencegahan penularan virus corona yang aman menurutnya adalah sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, menghindari menyentuh area wajah dengan tangan kotor, langsung mandi ketika sampai di rumah. Pakaian yang digunakan lalu dicuci dengan sabun cuci dan menyemprotkan cairan disinfektan hipoklorit saat menyetrika.

Penggunaan cairan disinfektan digunakan spesifik pada benda-beda. Seperti lantai, kursi, meja, gagang pintu, tombol lift, pegangan di eskalaitor, ATM, etalase, dan wastafel. Jangan langsung lap setelah cairan disinfektan disemprotkan.

"Biarkan satu menit dulu, lalu lap dengan sarung tangan," ujar Wiku.

[irp]

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: