Kurban Asyik, Tanpa Kantong Plastik

Klikhijau.com โ€“ Seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Hari Raya Iduladha sangat identik dengan kantong plastik. Yah, daging kurban yang didistribusikan seolah tak bisa menghindar dari pemakaian...

Kurban Asyik, Tanpa Kantong Plastik
Bacakan Artikel

Himbauan tersebut diperuntukkan kepada setiap kepala daerah agar mengajak warganya dapat menggunakan kemasan ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban.

Kolaborasi

Tahun ini, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK), Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa dan Belantara Foundation berinisiatif membuat gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik.

Gerakan ini merupakan kampanye untuk mendidik masyarakat agar dapat beralih ke kemasan alternatif yang ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban.

Melalui gerakan ini diharapkan volume sampah, khususnya sampah plastik bisa diantisipasi lonjakannya saat momen Iduladha.

[irp]

โ€œAksi ini merupakan langkah awal dari KFLHK untuk membantu mengurangi sampah plastik yang telah menumpuk di Indonesia. Setiap tahunnya diperkirakan terdapat 5,4 juta sampah plastik yang dihasilkan di Indonesia,โ€ kata Hamid Abidin, Direktur Filantropi Indonesia.

Hamid Abidin menambahkan, volume sampah plastik meningkat pesat saat pandemi karena sebagian besar masyarakat melakukan belanja online yang pengemasannya menggunakan plastik. Belum lagi limbah medis yang meningkat tajam dibandingkan di masa normal.

Momentum kurban yang menjadi bagian dari ritual dalam agama Islam sejatinya juga dibarengi dengan gerakan penurunan sampah plastik.

Menurut Hamid, momen Iduladha dinilai tepat untuk meluncurkan gerakan pengurangan sampah plastik. Sebagai alternatifnya, Hamid menyarankan beberapa alternative seperti besek bambu, daun pisang/jati, plastik gelatin/singkong, dan wadah makanan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: