Krisis Etik dibalik Foto Viral Menhut Main Domino dengan Eks Pembalak Liar

Klikhijau.com- Sebuah foto viral yang menampilkan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni tengah bermain domino dengan Azis Wellang, eks pelaku pembalakan liar. Dalam foto tersebut, ada pula Mant...

Krisis Etik dibalik Foto Viral Menhut Main Domino dengan Eks Pembalak Liar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com- Sebuah foto viral yang menampilkan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni tengah bermain domino dengan Azis Wellang, eks pelaku pembalakan liar. Dalam foto tersebut, ada pula Mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding dan ketua umum gabungan pelaksana konstruksi nasional Andi Rukman.

Seperti diketahui, pengusaha Azis Wellang sebelumnya pernah tersangka kasus tindak pidana pembalakan liar. Namun, status tersangkanya dihentikan melalui putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 14 Februari 2025.

Pejabat perlu jaga jarak

Praktisi Hukum, Masmulyadi, SH., M.SC., ketika ditanyai mengenai pendapatnya terkait foto viral tersebut menyebut bahwa jika benar Menhut Raja Juli tidak mengetahui status hukum dari orang yang mengajaknya bermain, maka dari sisi hukum tidak ada pelanggaran. Namun sebagai pejabat publik, kehati-hatian tetap penting, karena peristiwa seperti ini bisa menimbulkan persepsi negatif di tengah kepercayaan publik yang sedang dibangun terkait perlindungan hutan.

“Memang tidak ada intuisi/pelanggaran hukum dalam kasus yang terkait, akan tetapi hal ini sangat memengaruhi persepsi publik. Persepsi publik dinilai sama kuatnya dengan realitas. Maka dari itu, perlu ada klarifikasi terbuka dari pihak tersebut agar mencegah asumsi-asumsi yang tidak berdasar dan menjaga kredibilitas institusi negara,” tegasnya.

Mulyadi kemudian menyarankan agar kedepannya ada pedoman yang lebih jelas dan tegas mengenai interaksi pejabat publik dengan individu yang pernah atau sedang berperkara dalam isu isu kehutanan dan lingkungan hidup.

Meskipun dalam hukum tidak melarang interaksi sosial secara umum, kepekaan terhadap etika dan persepsi publik harus ditingkatkan, khususnya di bidang yang sangat rawan seperti kehutanan. Maka pejabat publik harus bersikap lebih waspada, bukan hanya pengambilan keputusan,tetapi juga dalam kegiatan sosial sehari-hari.

“Hal penting lainnya yang harus diperhatikan yaitu penegakkan hukum terhadap pelaku perusakan hutan harus tetap dilakukan secara transparan, professional dan tanpa kompromi agar tidak memunculkan kesan bahwa kedekatan sosial dapat mengaburkan proses atau tindakan secara hukum,” jelas alumni UGM ini.

Krisis Etik

Senada, Arie Rompas selaku Ketua Tim Kampanye Hutan di greenplace Indonesia, mengatakan foto viral Menhut main domino dengan eks pelaku pembalakan liar Azis Wellang sangatlah tidak etis.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2