Kopi yang Nikmat Nan Otentik, Direbus atau Diseduh?

Klikhijau.com - Secangkir kopi yang kita minum, tak sekadar melewati kerongkongan sebelum dikecap oleh lidah. Ia memiliki kejutan rasa bagi para penikmatnya. Jika harus membangkitkan rasa ingin tah...

Kopi yang Nikmat Nan Otentik, Direbus atau Diseduh?
Bacakan Artikel

Senyawa kafein memiliki titik leleh yang tinggi dan larut di air. Sehingga secara logika kafein tidak akan berkurang saat kopi direbus. Justru malah bertambah. Yang berkurang atau hilang adalah senyawa aromatiknya.

Pada senyawa kafein itu sendiri, unsurnya terdiri dari Carbon, Nitrogen, Hidrogen, dan Oksigen yang ikatannya tak akan lepas/berkurang atas salah satu unsurnya. Karena adanya air panas sampai 90 derajat Celcius. Pada kondisi Caffein thermostabil, keadaan masih stabil sampai pada 237 derajat Celcius.

Dalam jelajah para penikmat kopi, cara seduhan menjadi pilihan yang paling umum. Meski dalam perjalanan waktu selalu dapat tersaji dalam dua cara tersebut. Memilih aroma dan kekuatan kafein pada kopi, terpulang atas selera dan kepekaan indera peminumnya.

Dua cara ini, memiliki kekhasan tersendiri. Layaknya dialektika pahit-manisnya kehidupan. Dari sana terpampang dinamika yang menjadi manifestasi berharga bagi letupan kekuatan dalam kelembutan.

Dua rasa yang tersaji penuh stimulan. Betapa penting memahami rasa dan manifestasi pahit yang tertinggal. Ia melarut bersama kekangan jiwa dan bergerak melintasi batas. Sekadar berpendar memenangkan sesuatu dalam hidupnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: