Keladi Hias dan Ibu

Keladi Hias dan Ibu   hujan memang menumbuhkan keladi hias di depan rumah. di mana ibu senang menghitung warnanya, serupa menghitung berapa tetes keringat ia habiskan membasminya keladi hi...

Keladi Hias dan Ibu
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Keladi Hias dan Ibu


 

hujan memang menumbuhkan keladi hias di depan rumah. di mana ibu senang menghitung warnanya, serupa menghitung berapa tetes keringat ia habiskan membasminya

keladi hias itu harusnya dipindahkan ke pot oleh ibu. tapi, ibu lebih menyukai menanam porang, yang saat bunganya mekar. baunya menyerbu ke dapur mengalahkan bau bawang putih

ibu tak lagi suka memelihara bunga sejak mata ayah kena katarak. ibu lebih suka memelihara setianya. disiram lima kali sehari dengan rasa sabar dan doa-doa

Kindang, April 2025

Kabut Peluru


 

kabut tiba di matamu sebagai ranting-ranting
tempat bertumbuh daun-daun kenangan
juga buah mimpi-mimpi

suatu waktu, kau pernah berlari ke atas bukit. mengejar capung yang dikepung hujan
ketika sampai, kau dapati dirimu jadi asing sendiri

kali waktu, kau mencari cacing di pematang sawah
sebagai umpan saat memancing di danau di ujung kampung

tak ada cacing kau temukan, hanya ada sampah plastik yang di buang ayahmu pada masa lalu

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2