Ecobrick dari Russel Maier Hingga ke MA GUPPI Kindang

Klikhijau.com โ€“ Semakin padat, semakin bagus. Begitulah sifat ecobrick. Membuatnya pun cukup mudah. Hanya dibutuhkan botol bekas, kumpulan plastik bekas pakai, gunting, dan batang kayu. Kayu digunakan...

Ecobrick dari  Russel Maier Hingga ke MA GUPPI Kindang
Bacakan Artikel

MA GUPPI melakukan hal itu bukan tanpa alasan, sebab dianggap sebagai salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik, khususnya di lingkungan sekolah.

Adalah Russel Maier, seniman asal Kanada yang pertama memperkenalkan ecobrick. Setelah dia menyelesaikan mengenai proyek ecobrick-nya di Indonesia.

Ide itu didapat ketika Maier mencari cara bagaimana mengatasi plastik-plastik bekas pakai yang banyak di lingkungan.

Hingga pada suatu hari ketika dia berada di lembah Sagada, Filipina, gagasan itupun muncul. Maier sadar jika plastik memiliki sifat yang anti air, awet, tak mudah dihancurkam, hingga yang tak banyak diketahui orang bisa menahan peluru.

Gerakan cinta lingkungan

Dengan melihat sifat-sifat dasar plastik ini, mengapa tidak jika plastik dimampatkan menjadi sesuatu yang lebih praktis. Lahirlah ecobrick.

Ecobrick kemudian berkembang, bahkan menyentuh sekolah, salah satunya itu tadi MA GUPPI Kindang, yang mulai sadar akan bahaya sampah plastik. Mereka lalu mengolahnya menjadi lebih berguna.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: