Dokumenter Ungkap Penderitaan Perempuan Nelayan Jeneponto Berjuang di Tengah Gagal Panen Rumput Laut Akibat Limbah Tambak

Klikhijau.com โ€“ Dokumenter yang dibuat oleh Dona Rahayu yang mendokumentasikan Perjuangan Perempuan Nelayan Jeneponto menghadapi tantangan rusaknya wilayah pesisir yang menjadi lahan menebar rumput la...

Dokumenter Ungkap Penderitaan Perempuan Nelayan Jeneponto Berjuang di Tengah Gagal Panen Rumput Laut Akibat Limbah Tambak
Bacakan Artikel

Pasokan yang terbatas menyebabkan harga rumput laut di pasaran melonjak, yang pada gilirannya meningkatkan biaya produksi bagi industri terkait. Dampak ini dapat mengakibatkan PHK atau bahkan penutupan usaha, yang menambah beban ekonomi dan pengangguran.

Lebih jauh lagi, bagi negara yang merupakan eksportir besar, gagal panen rumput laut dapat menurunkan devisa negara dan melemahkan neraca perdagangan.

Kerugian ekonomi ini bersifat multidimensional, dimulai dari hilangnya pendapatan individu hingga kerugian makroekonomi yang lebih luas, menunjukkan betapa pentingnya sektor rumput laut dalam ekosistem ekonomi lokal dan nasional.

Dona Rahayu dari unit media Bina Desa sebagai sosok dibalik hadirnya documenter tersebut, mengungkap hasil riset yang ia lakukan pada 2023 lalu.

โ€œRumput laut menjadi salah satu komoditas unggulan yang menopang perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Jeneponto, Pada tahun 2023 rumput laut mnjadi penyumbang dana yang cukup besar, kemudian di tahun 2024 hasil menunjukkan menurun dan merosotnya hasil rumput laut,โ€ bebernya.

Menurutnya dari desa Palajau hingga Pandang-Pandang, hasil riset memperlihatkan bahwa mereka mengalami penurunan hasil panen, dan imbasnya banyak warga yang meninggalkan kampung untuk melanjutkan hidup.

โ€œKalau diperhatikan tidak ada masalah keberadaan industry tambak namun yang menjadi soal mereka masuk tidak melakukan sosialisasi, atas keberadaannya di desa tersebut dan kami menduga mereka tidak menjalankan SOP yang ada, tidak ada informasi ke masyarakat tentang jadwal pembuangan limbah, sehingga warga yang telah membentangkan tali untuk rumput laut itu bablas gagal panen,โ€ jelas Dona.

Dari potret dalam vidio dokumenter fakta lapangan mereka (PT Sinar Sukses Persada dan CV Harjo Anugerah Sejahtera) tidak profesional mengelola limbah, dan hasil wawancara lapangan warga semua mengeluh, sempat di mediasi pihak pemerintah desa namun hasilnya hanya berjalann seminggu.

โ€œRumput laut kena air hujan saja bisa rusak apalagi dengan air limbah,โ€ pungkasnya menegaskan betapa rumput laut begitu perlu untuk diperhatikan untuk memperoleh hasil yang berkualitas.

Kerusakan Pesisir Masalah Bersama


Sosok muda progressif yang berada di Tengah kerumunan, Sri Puswandi, ketua Dana Mitra Tani (DMT) Bulukumba, menekankan Kembali bahwa kita melihat kerusakan dan tentu sangat berdampak khususnya perempuan, itulah yang digambarkan dalam documter.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: