Catatan Kritis Walhi: Menelisik Keberpihakan Cagub Sulsel Terhadap Perlindungan Lingkungan Hidup

Klikhijau.com - Gelombang krisis iklim yang menggulung, lanskap Sulawesi Selatan seperti terhimpit dalam deru badai ekologi yang tak kunjung reda. Dari dataran rendah yang dipenuhi polusi, pegunung...

Catatan Kritis Walhi: Menelisik Keberpihakan Cagub Sulsel Terhadap Perlindungan Lingkungan Hidup
Bacakan Artikel

Ekosistem Produksi Pangan Hulu-Hilir yang Berkeadilan

Pasangan calon ini juga berjanji membangun ekosistem pangan yang kuat, mulai dari hulu hingga hilir.

Namun, tantangan utama yang dihadapi para petani seperti distribusi pupuk yang tidak merata dan jaringan pemasaran yang sering kali dikuasai oleh segelintir pihak tidak terjawab dalam dokumen tersebut.

Menurut Catatan Walhi, visi "Global Food Hub" harus mencakup jaminan akses ke pasar yang adil dan terbuka bagi petani kecil untuk meningkatkan kesejahteraan mereka tanpa menghadapi monopoli.

Standar Mitigasi dan Adaptasi di Wilayah Pesisir dan Pegunungan

Tantangan besar terkait perubahan iklim yang melanda wilayah pesisir dan pegunungan menuntut standar mitigasi yang berbasis pada pengetahuan lokal.

Namun, pasangan Danny-Azhar tidak menyebutkan peta jalan atau langkah-langkah khusus dalam implementasi adaptasi berbasis komunitas di daerah-daerah yang rentan bencana seperti ini.

Pihak Walhi menilai, tanpa adanya kebijakan yang mendukung kearifan lokal dalam mitigasi bencana, pendekatan mereka berisiko mengabaikan kebutuhan masyarakat pesisir dan pedalaman yang rentan.

Ketahanan Air dan Energi

Visi pasangan ini untuk membangun ketahanan air dan energi mendapat kritik keras. Salah satu tantangan utama terkait distribusi air bersih, terutama di Kota Makassar yang memiliki angka ketimpangan distribusi air cukup tinggi, menunjukkan ketidakmampuan pemerintahan sebelumnya dalam menyelesaikan masalah ini.

[irp]

Walhi menilai dalam catatannya, gagasan ketahanan air harus lebih dari sekadar slogan dan harus mampu memberikan solusi konkrit atas persoalan akses air bersih di kota-kota seperti Makassar.

Dekarbonisasi dan Pariwisata Hijau

Dalam sektor energi, Danny Pomanto sebelumnya mencanangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Makassar.

Namun, Walhi mengkritik pendekatan ini, yang dinilai belum berorientasi pada dekarbonisasi sejati. Proses pembakaran sampah justru menghasilkan emisi karbon dioksida dan zat beracun lainnya, berlawanan dengan prinsip dekarbonisasi.

Begitu juga dengan program "Pariwisata Hijau," yang memerlukan komitmen pada ekowisata berkelanjutan tanpa merampas ruang hidup masyarakat lokal, seperti yang terjadi pada proyek reklamasi di Pulau Lae-Lae.

Ekonomi Biru dan Green Technology yang Sekadar Retorika

WALHI Sulsel mencatat bahwa konsep ekonomi biru dan teknologi hijau dalam visi Danny-Azhar masih sebatas slogan.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa pasangan ini lebih berorientasi pada proyek infrastruktur besar yang berpotensi merugikan lingkungan, ketimbang pada upaya nyata menuju pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: