- Meski Akan Dilarang Pemerintah, Kamu yang Suka ‘Thrifting’ Mungkin Setuju Ini! - 27/11/2025
- Mengamati Suatu Sekolah Negeri Mengurus Sampahnya, Emmmm! - 17/11/2025
- Menyelami Sensasi Ketakjuban - 30/10/2025
Klikhijau.com – Bonsai beringin disukai banyak orang karena banyak kelebihan, diantaranya karena pesona pohon satu ini yang umumnya tinggi menjulang. Postur beringin akan tampak semakin maskulin bahkan terkesan angker bila usianya menua.
Beringin atau Ficus benjamina umumnya bertumbuh antara 15 hingga 25 meter. Keunikan beringin terletak pada akar gantung yang tumbuh dari ranting pohon, berfungsi sebagai safety nutrition network atau jaring pengaman nutrisi.
Itulah mengapa pohon Ficus memiliki ragam manfaat dan memberi jasa lingkungan yang besar, seperti menyimpan air tanah hingga kemampuaanya menahan erosi tanah.
Kelebihan lainnya, beringin merupakan satu tanaman yang menjadi simbol dalam Pancasila selain Padi dan Kapas. Pohon ini menjadi lambang Sila Ketiga Pancasila.
Setiap menyebut pohon beringin, siapa pun akan sampai pada ilusi tentang pohon raksasa yang purba. Itulah mengapa keberadaan pohon satu ini hanya kerap ditemui di pedalaman atau di hutan-hutan. Beringin memang memerlukan ruang yang lebih luas untuk tumbuh meranggas.
Nah, daya tarik bonsai pohon beringin ternyata ada di sini Sahabat Hijau! Memiliki bonsai beringin yang merupakan versi mini dari beringin yang raksasa tentu sangat istimewa. Terlebih pohon ini memiliki daun rimbun, struktur kuat dan dapat dimodifikasi lebih dalam agar tampilan klasiknya menonjol.
Tak salah bila jenis bonsai ini termasuk disukai banyak penggemarnya. Berikut kelebihan dan kekurangan bonsai beringin yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan memilihnya sebagai tanaman pilihan di halaman rumah.
Kelebihan
Memiliki bonsai beringin memang satu prestise tersendiri, apatahlagi pohon ini semakin jarang dijumpai. Untuk diketahui, selain mudah tumbuh dan perawatannya minim, bonsai jenis ini juga memiliki banyak keistimewaan lain.
Menurut seniman bonsai asal Makassar Ridar O, bonsai beringin juga dikenal sebagai bonsai abadi. Hal ini karena kebanyakan pohon beringin di alam bebas sudah berusia puluhan bahkan ratusan tahun sehingga melambangkan sebagai pohon abadi.
Bagi pegiat tanaman hias, pohon beringin dikenal mampu hidup ratusan tahun dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa.
Selain itu, kata Ridar O, bonsai dari jenis ini juga terkenal tahan banting dan perawatannya minim alias tidak rewel. Jadi, tidak perlu cemas akan kecewa bila merawatnya di halaman rumah.
Hal paling menonjol lainnya adalah tampilan klasiknya yang memang kuat. Di sinilah pesona atau kelebihan utamanya. “Terutama bila akar gantungnya atau akar sulurnya sudah keluar menjuntai. Pemandangan ini akan menambah aksentuasi ketuaannya,” kata Ridar O.
Kekurangan
Di balik kelebihannya yang waw itu, bonsai beringin memiliki sejumlah kekurangan. Diantaranya, pohon ini bila dibonsai tidak mampu menghasilkan akses batang keropos.
“Jadi, kita tidak bisa mendesainnya agar tampak lebih alami dengan tampilan batang keropos,” kata Ridar O. Inilah yang membedakan antara bonsai beringin dan bonsai jenis pohon lainnya.
Masalah lainnya adalah daun beringin saat dibonsai sangat sulit diperkecil. Jadi, walau pohonnya dapat dibuat minimalis, daunnya tidak bisa diperkecil.
“Pada satu sisi ini tidak jadi masalah. Ada pula yang tetap menyukai keberadaan daunnya yang sama persis pohon alaminya. Tetapi, bagi seniman bonsai, ini bisa satu kelemahan tersendiri karena kita tidak bisa melakukan sentuhan kedalaman pada daunnya,” cerita Ridar O.
Untuk menutupi ini, Ridar O kerapkali menampilkan bonsai beringin tanpa daun. “Jadi tampilannya lebih fokus ke ranting. Saya lebih suka dengan tema musim gugur untuk jenis satu ini,” tambahnya.
Perawatan Bonsai Beringin
Seperti pada pembahasan sebelumnya, bonsai pohon beringin tidak terlalu rewel dan perawatannya relatif mudah. Walau begitu, tetap perlu memberi perhatian khusus pada suplai air, unsur hara serta cakupan sinar matahari.
-
Penyiraman dan cakupan sinar matahari
Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur minimal sekali sehari, tetapi dapat pula menyesuaikan kondisi cuaca. Pada musim hujan tentu tak membutuhkan penyiraman, namun perlu memperhatikan kondisi pot tanaman agar tak ada genangan air.
Jangan lupa memperhatikan posisi bonsai agar tetap memperoleh sinar matahari memadai, terutama di pagi hari agar proses fotosintesis tetap berjalan.
-
Pemupukan
Pemupukan dilakukan agar nutrisi bonsai terpenuhi. Pupuk kandang lebih efektif karena kandungan nitrgen, fosfor, dan potassium diperlukan tanaman bonsai beringin agar tumbuh dengan baik. Walau begitu, pemupukan harus dilakukan secara berkala dan dengan takaran yang seimbang.
-
Pengendalian Hama
Walau termasuk pohon dengan kemampuan adaptasi kuat, seringkali tanaman ini juga diserang hama. Pencegahan dapat dilakukan dengan proteksi lebih dini. Perhatikan kondi tanaman setiap saat agar dapat dapat mengatasinya lebih cepat saat ada hama menyerang.
-
Mempertahankan Bentuknya
Pemangkasan bonsai beringin dapat dilakuka secara berkala. Begitu juga dengan pengikatan ranting dan dahan demi mencegah pertumbuhannya yang terlalu tinggi.
Pada bonsai beringin yang memang bagus, pemangkasan harus dilakukan oleh orang yang professional di bidang seni bonsai. Modifikasi pada bonsai dapat dilakukan untuk tampilan yang lebih baik. Perawatan terbaik, kata Ridar O, akan menghasilkan bonsai yang lebih mewah dengan nilai harga meningkat.
Itulah penjelasan singkat mengenai bonsai beringin, kelebihan dan kekurangannya serta cara simpel merawatnya. Harga bonsai pohon beringin saat ini bervariasi, mulai dari harga Rp. 100.000 untuk kategori biasa hingga yang seharga jutaan, puluhan bahkan ratusan juta. Semua tergantung pada nilai estetika dan tampilan klasiknya.








