Bercocok Cinta di Gelombang

tibalah daun itu pada kuncupnya. tebarkan hijau. tandai waktu kita berjalan terus ke rawa-rawa benamkan kaki dalam lumpur kita berkejaran ke laut, membaurkan asin keringat kita terus saja berjalan...

Bercocok Cinta di Gelombang
Bacakan Artikel

usiamu lalu
usiamu kini
usiamu nanti
sebuah kisah yang terus bergerak
dalam bumi, dalam alam yang terus kadokan kehidupan

Penulis lahir di Desa Kindang, Bulukumba

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2