Berbincang Santai Perihal Pengertian dan Sejarah Ekowisata

Klikhijau.com – Ekowisata, istilah itu makin sering terdengar di telinga kita. Namun, banyak di antara kita masih berselimut kabut, apa itu ekowisata. Konsep wisata ini memiliki dua nama yang serin...

Berbincang Santai Perihal Pengertian dan Sejarah Ekowisata
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Ekowisata, istilah itu makin sering terdengar di telinga kita. Namun, banyak di antara kita masih berselimut kabut, apa itu ekowisata.

Konsep wisata ini memiliki dua nama yang sering digunakan, yakni ekowisata atau ekoturisme, yang   merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Konsepnya lebih berpihak pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di lokasi wisata.  Karena ekowisata lebih  mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya, ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Ekowisata, sebenarnya berawal dari kata wisata. Wisata sendiri   dalam  Undang-Undang RI nomor 10 tahun 2009 adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi, dalam jangka waktu sementara. (Ismayanti, 2010).

Selain kata wisata, sering pula kita dengat kata pariwisata. Istilah ini   bisa diartikan berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, dan pemerintah.

Lalu bagaimana membedakan wisata, pariwisata dan ekowisata. Dowling (1996)  berpendapat bahwa ekowisata bisa dilihat  berdasarkan keterkaitannya dengan 5 elemen inti, yaitu:


  • Bersifat alami,

  •  Berkelanjutan secara ekologis,

  •  Lingkungannya bersifat edukatif,

  •  Menguntungkan masyarakat lokal, dan

  • Menciptakan kepuasan wisatawan.


Sedangkan menurut  Fennell (2003), ekowisata adalah  sebuah bentuk berkelanjutan dari wisata berbasis sumberdaya alam. Titik   fokusnya adalah pada pengalaman dan pembelajaran mengenai alam.

Ekowisata  dikelola dengan meminimalisir dampak, non-konsumtif, dan berorientasi lokal (kontrol, keuntungan dan skala). Sementara Goeldner (1999) berpendapat, ekowisata merupakan bentuk perjalanan menuju kawasan yang masih alami.

Tujuannya untuk memahami budaya dan sejarah alami dari lingkungannya. Tidak hanya itu, tapi juga demi menjaga integritas ekosistem.

Tujuan lainnya adalah  untuk  membuka pintu kesempatan ekonomi yang berpotensi membuat sumber daya konservasi dan alam bisa memberikan dampak yang menguntungkan bagi masyarakat.

Tujuan utama ekowisata adalah sebagai  alat yang potensial untuk memperbaiki perilaku sosial masyarakat untuk tujuan konservasi lingkungan.

Sejarah Ekowisata

Banyak yang menduga, jika awalnya  ekowisata merupakan kegiatan safari (berburu hewan di alam bebas), khususnya oleh para petualang dan pemburu  pemburu di Afrika.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2