5 Puisi Chairil Anwar Bermetafora Alam yang Akan Terus Hidup Seribu Tahun

Klikhijau.com - Chairil Anwar, penyair yang mati muda. Ia bergelar Binatang Jalang. Gelar itu terdapat dalam diksi dalam puisinya yang berjudul AKU. Pada puisinya itu, ada diksi “aku ini binatang jala...

5 Puisi Chairil Anwar Bermetafora Alam yang Akan Terus Hidup Seribu Tahun
Bacakan Artikel

[irp]

 

Derai-Derai Cemara

Cemara menderai sampai jauh
Terasa hari akan jadi malam
Ada beberapa dahan ditingkap merapuh
Dipukul angin yang terpendam

Aku sekarang orangnya bisa tahan
Sudah berapa waktu bukan kanak lagi
Tapi dulu memang ada suatu bahan
Yang bukan dasar perhitungan kini

Hidup hanya menunda kekalahan
Tambah terasing dari cinta sekolah rendah
Dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
Sebelum pada akhirnya kita menyerah

1949

[irp]

 

Yang Terampas dan Yang Terputus

Kelam dan angin lalu mempersiang diriku,
Menggigir juga ruang di mana dia kuingin,

Malam tambah merasuk, rimba jadi semati tubuh
Di karet, di karet sampai juga deru angin

Aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
Dan aku bisa lagi lepaskan kisah padamu

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: