14 Fakta Seputar Konservasi Hutan yang Akan Membuat Anda Kagum

Klikhijau.com - Manfaat hutan tak bisa diremehkan, karena kita sangat bergantung pada hutan demi kelangsungan hidup. Mulai dari udara yang kita hidurp hingga kayu yang digunakan, semuanya bergantung p...

14 Fakta Seputar Konservasi Hutan yang Akan Membuat Anda Kagum
Bacakan Artikel

[irp]

Fakta 10

Hutan menyumbang lebih dari 20 persen pendapatan rumah tangga di negara berkembang.
Fakta 11

Sementara sebagian besar perhatian dunia tertuju pada hilangnya hutan, di beberapa negara hutan justru mulai pulih. Misalnya, wilayah hutan yang luas telah pulih kembali di Amerika Utara dan Eropa setelah mengalami kerusakan selama berabad-abad. Beberapa negara, seperti Cina dan Rwanda, secara agresif melakukan penanaman kembali hutan untuk memulihkan fungsi ekosistem.
Fakta 12

Dengan adanya kemajuan teknologi, kini hutan dipantau lebih baik dari sebelumnya. Tersedianyaย  citra satelit yang lebih besar dengan komputerisasi yang lebih baik, misalnya, Global Forest Watch, (sebuah platform yang memetakan data hutan), memungkinkan para ilmuwan, pembuat kebijakan, perusahaan, dan kelompok lingkungan untuk melihat deforestasi hampir secara real time.

Kemampuan semacam itu berperan penting dalam menekan laju deforestasi yang diamati di Brasil sejak 2004. Adanya pemantauan memungkinkan penegakan hukum lingkungan yang lebih baik. Alat seperti Google Earth juga membantu visualisasi dengan lebih baik.

[irp]

Fakta 13

Sebagian besar hilangnya hutan adalah akibat aktivitas manusia. Umat manusia bertanggung jawab atas sebagian besar hilangnya hutan di seluruh dunia. Penyabab utama terbesar deforestasi adalah pertanian dan produksi peternakan, penebangan, dan kebakaran hutan.

Manusia memperburuk kebakaran melalui degradasi hutan, pembakaran lahan yang disengaja, hingga menyebabkan perubahan iklim, yang memperburuk perubahan iklim di tempat-tempat di mana hutan biasanya tidak terbakar, seperti Amazon.

Penyebab terbesar deforestasi di daerah tropis adalah pertanian komersial dan subsisten, termasuk peternakan dan produksi minyak sawit; pembangunan jalan, yang harus membuka kawasan hutan terpencil untuk pembangunannya.

Fakta 14

Dunia masih kehilangan wilayah hutan yang luas setiap tahun. Menurut survei badan kehutanan nasional PBB, dunia kehilangan hutan alam rata-rata 6,6 juta hektar per tahun antara 2010-2015. Kerugian terbesar selama lima tahun terakhir terjadi di daerah tropis, dipimpin oleh Brasil, Indonesia, dan Myanmar.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: