Ziarah Plastik, Tradisi Baru Saat Lebaran
Klikhijau.com – Lebaran telah menciptakan tradisi tersendiri di masyarakat. Tradisi itulah yang membuatnya kian semarak dan dirindukan. Salah satu tradisi yang tetap terpelihara dengan baik adalah...
Klikhijau.com – Lebaran telah menciptakan tradisi tersendiri di masyarakat. Tradisi itulah yang membuatnya kian semarak dan dirindukan.
Salah satu tradisi yang tetap terpelihara dengan baik adalah ziarah. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ziarah berarti kunjungan ke tempat yang dianggap keramat atau mulia (makam dan sebagainya).
Dan lebaran identik dengan ziarah. Setidaknya ada dua jenis ziarah yang sering dilakukan masyarakat, yakni ziarah kubur dan ziarah ke rumah kerabat atau teman.
Ziarah jenis kedua sebenarnya lebih tepat dikatakan bertamu atau berkunjung. Tapi, khusus dalam suasana lebaran, masyarakat lebih senang memakai kata ziarah. Dan menurut saya itu tidak salah. Bukankah rumah adalah tempat yang mulia?.
[irp]
Upaya berziarah ke rumah kerabat atau teman merupakan satu usaha merawat silaturahmi agar tetap erat.
Pada saat kunjungan itu, biasanya tamu akan disuguhi makanan dan minuman. Keduanya memang satu paket. Di mana ada makanan di situ ada minuman.
Suguhan air mineral kemasan
Namun, beberapa tahun belakang ini. Ada hal baru saat menjamu tamu di lebaran. Tuan rumah biasanya tidak lagi menyuguhkan tamunya minuman yang dituang ke dalam gelas kaca. Tapi, disuguhi air mineral kemasan.
- Stop Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar!
- Krisis El Nino Kuat, Jumhur Minta Kepala Daerah Tindak Tegas Pembakar Lahan
- Mitra Hijau Asia dan Jalan Panjang Mengelola Limbah untuk Menjaga Lingkungan
- Bisnis Udara, Politik Kapitalisasi Ruang Publik di Balik Perdagangan Karbon
- Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey, Kala Lorong Madrasah Ber...
- 5 Langkah Kecil Berdampak Besar untuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 20...
- Daftar Pohon Buah yang Bisa Ditanam di Halaman Rumah tanpa Merusak Bangunan
- Tips Menangani Daging Kurban agar Tidak Cepat Membusuk dan Tetap Empuk Saat Dima...
- Daun yang Gugur dan Ingatan Tentang Sekolah
- Sajak-sajak Renungan Semesta Yanuar Abdillah Setiadi
