Waspada, Penyakit Ini Mengintai Anda Bila Sering Buang Sampah Sembarangan!

Klikhijau.com - Buang sampah sembarangan sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Hal ini penting terus-menerus dikampanyekan agar kesadaran menangani sampah akan menjelma sebagai budaya. Ap...

Waspada, Penyakit Ini Mengintai Anda Bila Sering Buang Sampah Sembarangan!
Bacakan Artikel

[irp posts="2284" name="Tolong, Jangan Panggil Saya Kamu Bau!""]

Berikut adalah beberapa penyakit yang mengintai akibat buang sampah sembarangan.

Hepatitis A

Virus Hepatitis A dapat menyebar melalui sampah. Virus ini menyebabkan adanya gangguan fungsi hati akut. Penyebaran virus hepatitis A terjadi akibat kontaminasi makanan dan air yang kemudian keduanya dikonsumsi oleh orang yang sehat.
Disentri

Disentri adalah radang usus yang menyebabkan diare disertai darah atau lendir. Diare sendiri ditandai dengan sering buang air besar yang lunak atau cair. Kondisi ini disebabkan oleh amuba dan bakteri yang banyak ditemukan pada sampah yang berserakan.

Bakteri penyebab disentri juga dapat berpindah ke manusia setelah melakukan kontak langsung dengan bakteri pada feses (misalnya, karena tidak mencuci tangan dengan bersih sehabis buang air besar). Bakteri ini juga dapat menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, atau berenang di air yang tercemar. Penyakit ini sangat menular. Jika tidak segera ditangani, disentri dapat menyebabkan dehidrasi berat yang mengancam jiwa.

Salmonellosis

Salmonellosis adalah penyakit yang timbul akibat infeksi bakteri Salmonella di dalam perut dan usus. Sebagian besar pasien dengan infeksi ringan akan sembuh dalam waktu 4-7 hari tanpa pengobatan. Penularan dapat terjadi ketika orang makan makanan yang terkontaminasi bakteri (seperti makan di restoran yang sama). Beberapa orang dengan diare akut dirawat di rumah sakit untuk diinfus dan memperoleh antibiotik.

[irp]

Sebagian besar pasien Salmonellosis hidup dalam kondisi lingkungan yang miskin, berpolusi, dan kebanyakan dekat dengan lingkungan yang penuh sampah di mana-mana. Oleh karena itu, kualitas kebersihan makanan dapat meningkatkan risiko makanan beracun dan infeksi lainnya. Selain itu, Anda juga berisiko tinggi terkena Salmonellosis jika Anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Penyakit pes

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersina pestisia yang ditularkan oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Umumnya, penyakit pes tersebar di daerah yang lingkungan padat penduduk dan pastinya memiliki tingkat kebersihan yang buruk alias sampah tersebar di mana-mana. Komplikasi penyakit dari tikus ini bisa berujung pada meningitis, bahkan kematian.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: