Tentang Bajakah, Kanker dan Potensi Eksploitasi Hutan Kalimantan

Klikhijau.com โ€“ Bajakah, nama tumbuhan khas suku Dayak yang secara turun temurun dipakai sebagai obat kini sedang jadi idola. Bajakah bisa mengobati kanker. Awalnya, Yazid Rafi Akbar, Anggina Rafit...

Tentang Bajakah, Kanker dan Potensi Eksploitasi Hutan Kalimantan
Bacakan Artikel

Tentu iya, sebab di lokasi itu juga terdapat jenis tanaman liar seperti matoa, jualing, bilaran tapah, racun ayam dan mundar yang berpotensi sebagai bahan bahan baku farmakope herbal.

โ€œTanaman-tanaman itu memiliki senyawa antioksidan untuk pengobatan kanker, jantung, dan sebagainya,โ€ ucap Kisworo.

[irp posts="7596" name="Konservasi Sudah Jadi Bagian Perhatian Publik, Benarkah?"]

Kisworo berharap, pihak-pihak yang terkait harus bisa mengantisipasi kondisi itu. Harus ada aturan mengenai pengambilan akar obat sehingga tak sembarang orang bisa mengambilnya di hutan.

Saran lain yang diungkapkan Kisworo adalah budidaya agar tanaman herbal di hutan tetap lestari. Dia mencontohkan anggrek hutan yang kini tak lagi diambil secara liar karena telah berhasil dibudidayakan.

Sementara ini, untuk menjaga kelestarian dan ekosistem bajakah, pemerintah provinsi setempat melarang pengiriman tumbuhan tersebut ke luar daerah. Langkah ini diambil agar bajakah tak dieksploitasi serampangan.

Mengantisipasi hal tersebut, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah meminta pihak terkait agar perdagangan antarpulau diperketat.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: