Tentang Bajakah, Kanker dan Potensi Eksploitasi Hutan Kalimantan

Klikhijau.com โ€“ Bajakah, nama tumbuhan khas suku Dayak yang secara turun temurun dipakai sebagai obat kini sedang jadi idola. Bajakah bisa mengobati kanker. Awalnya, Yazid Rafi Akbar, Anggina Rafit...

Tentang Bajakah, Kanker dan Potensi Eksploitasi Hutan Kalimantan
Bacakan Artikel

Ada yang menjualnya dalam bentuk cairan, ada juga yang masih dalam bentuk batangan. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Said Ismail menyampaikan bahwa jangan sampai salah membeli kayu bajakah karena memiliki banyak jenis.

Tingginya perdagangan akar kayu ini dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi lingkungan.

Bajakah berpotensi dieksploitasi

Semakin banyaknya peredaran bajakah tentu saja menimbulkan kekhawatiran beberapa pihak. Terutama pemerintah daerah dan organisasi lingkungan hidup.

Kekhawatiran ini didasari informasi mengenai khasiatnya sebagai penyembuh kanker, yang akan memicu eksploitasi terhadap bajakah serta hutan Kalimantan demi tujuan komersil.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Selatan khawatir, tingginya perdagangan bajakah membuat eksploitasi akar tersebut bertambah besar.

Eksploitasi ini tentu saja berdampak buruk terhadap lingkungan. Begitulah yang diungkapkan Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono dikutip dari Liputan6.com.

Menurutnya, sesuatu yang diambil secara besar-besaran tentu akan berdampak terhadap lingkungan karena keberadaannya tidak lestari lagi.

Eksploitasi akar tersebut juga dikhawatirkan akan merambah hingga pegunungan, seperti Pegunungan Meratus.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: