Matamu dan Sampah di Kepalaku
Matamu dan Sampah di Kepalaku kantuk tiba di matamu sebagai hujan. hidupkan bunga kamboja di belakang rumah. aku suka memanen senyummu jelang tidu...
Klikhijau.com merupakan media nasional berbasis online yang concern pada isu lingkungan, kehutanan dan gaya hidup ramah lingkungan. Selain menerbitkan artikel dan liputan, Klikhijau juga aktif dalam program edukasi dan pendampingan dalam upaya menguatkan literasi lingkungan dalam masyarakat.
Matamu dan Sampah di Kepalaku kantuk tiba di matamu sebagai hujan. hidupkan bunga kamboja di belakang rumah. aku suka memanen senyummu jelang tidu...
Riuh Rindu kita berkejaran ke laut yang menepi di matamu. ada perahu tertambat di sana. tunggui ombak pasang lalu berlayar ke dalam diri jadi gemuruh...
Hujan Asap di puncak paroppo hujan tiba dengan cepat menghentikan suara cangkul lalu, mulut mulai berasap asap yang lahir dari rokok dilinting sendiri d...
Entah karena ia sudah begitu lama tinggal di sebuah desa yang dinginnya jauh lebih banyak dari panasnya, atau karena sebab lain—yang jelas Buyung selalu merindu...
Ibu Nurhayati dan Hutan Adat di Ujung Kampung abu panas merapi telah sampai ke hatimu pikiranmu lakumu sulit diredam-padamkan meski hujan meski...
Kabut mengepung. Sore hampir pamit. Gerimis tiba dengan lembut. Di atas Binara Cinta Kaisah Ayatulauni, ia menatap jauh. Hanya saja tatapan itu tak pergi jauh....
Pantai Matamu di tepian matamu, pantai terhampar kasmaran penuh bunga dan pasir selembut terigu dan sebuah rahasia kelam di tepian matamu, pada...
Ricik hujan tiba sangat lembut. Pecahkan hening sore itu. Rakka duduk di tepi jendela kamarnya, menatapi hujan yang turun. Dia disergap kekaguman. Setiap tete...
Klikhijau.com – Akhir pekan sudah selayaknya dinikmati dengan rasa bahagia dan santai. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah menikmatinya dengan puisi. P...
Kenapa pohon tumbuh begitu cepat? Kenapa pohon tumbuh begitu cepat? Aku tak punya jawaban Selain membiarkan pertanyaanmu mengambang di udara Di...
Sungai itu Mengalir ke Mata sungai balantieng mengalir hingga ke matamu. bawa batu-batu, pasir, dan akar kayu, juga daun-daun tak mengering. di matam...
Yang paling ingin kulihat jika ke pantai Bira adalah pasirnya. Konon telah berubah jadi cokelat tanah. Tak ada yang tahu penyebabnya, tapi berita itu telah men...