Sisi Lain, Covid-19 Mengajak Kita Lebih Mencintai Bumi

Klikhijau.com – Terlepas dari penyebarannya yang begitu massif, fenomena Covid-19 seolah mengajak kita lebih mencintai bumi. Hari-hari yang lebih banyak di rumah sebagai upaya menjaga jarak “social di...

Sisi Lain, Covid-19 Mengajak Kita Lebih Mencintai Bumi
Bacakan Artikel

Walau tidak sepenuhnya sepi total, banyak netizen memotret betapa jalan-jalan lengan di siang dan di malam hari—setidaknya tidak seperti hari-hari biasanya sebelum adanya covid-19. Saat kota berhari-hari sepi kendaraan, dipastikan ada penurunan emisi karbon di udara yang tentu positif bagi lingkungan.

Dunia menyehatkan dirinya

Covid-19 yang membuat bumi seolah beristirahat juga dinilai memiliki sisi positif bagi seorang motivator lingkungan, Dr. Darhamsyah, M.Si. “Pembelajaran positifnya adalah mari tanpa wabah corona pun kita pertimbangkan eksploitasi alam yang berlebihan. Mari ganti ego-life menjadi eco-life,” katanya.

Pembatasan gerak sosial yang membuat kota-kota minim aktivitas membuat Darhamsyah teringat sebuah buku berjudul “World Without Us”. “Sebuah buku yang menggemaskan saya saat membacanya beberapa tahun lalu,” ucapnya.

Yah, buku “World Without Us” karya Alan Weisman seorang Jurnalis Amerika yang ditulis tahun 2007 silam, memang mengesankan yakni tentang dunia tanpa manusia.

[irp]

“Bagaimana  nasib dunia seandainya tidak ada manusia atau di bawah ke planet lain. Andai terjadi, bagaimana nasib dunia? Ternyata, dunia menyehatkan dirinya. Margasatwa hidup bebas. Udara dan sungai yang tercemar jadi bersih dan ekosistem menjadi pulih,” cerita Darhamsyah.

Pendeknya, covid-19 mengajarkan tentang pentingnya merawat daya cinta pada bumi. Seperti kata pesepakbola dari Bali United, I Kadek Agung yang mengajak orang-orang untuk lebih mencintai bumi lagi agar dapat terhindar dari kepunahan.

Tidak hanya bumi saja, ia pun mengajak untuk menjaga semua isi yang ada di alam ini.

"Semua bisa belajar dari virus ini supaya bisa lebih menyayangi bumi serta alam ini," ucapnya seperti dikutip dari Tribun Bali, Kamis 16 Maret 2020.

Semoga badai lekas berlalu, pelajaran penting telah kita teguk—betapa Covid-19 Mengajak Kita Lebih Mencintai Bumi.

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2