Aktivis Difabel: Kita Membutuhkan Berita-Berita Positif tentang Covid-19

Klikhijau.com – Aktivis difabel yang juga founder Difapedia, Mukhanif Yasin yusuf, menegaskan pentingnya berita-berita positif di tengah massifnya penyebaran virus corona (Covid-19). Hal itu ditekanka...

Aktivis Difabel: Kita Membutuhkan Berita-Berita Positif tentang Covid-19
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Aktivis difabel yang juga founder Difapedia, Mukhanif Yasin yusuf, menegaskan pentingnya berita-berita positif di tengah massifnya penyebaran virus corona (Covid-19). Hal itu ditekankan Mukhanif di tengah massifnya pemberitaan media yang justru menambah kecemasan publik.

“Media perlu perbanyak berita positif tentang kesembuhan pasien corona. Semisal pencegahan dan keberhasilannya. Ini sangat penting untuk melihat dari sisi psikologis yakni memberikan sugesti yang baik,” kata Mukhanif kepada Klikhijau, Jumat 27 Maret 2020.

Mukhanif juga berharap agar krisis ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk anak muda dalam memenej generasi tua dan juga pola pikir lama. Kepatuhan sosial saat ini kata Mukhanif sangat diperlukan demi keselamatan bersama.

“Misalnya, yang diminta nggak mudik dari zona merah tapi malah mudik,” kata Mukhanif mencontohkan.

Alumni UGM ini juga berharap agar pemerintah memberi perhatian khusus pada kelompok sosial yang rentan, termasuk para difabel.

“Dari sisi difabel, ini tantangannya yang cukup berat mengingat difabel adalah kelompok rentan. Untuk itulah, anak-anak muda dituntut untuk berkontribusi lewat kreativitas masing-masing. Misalnya, dengan melakukan edukasi  dengan pembentukan tim gugus Covid-19 untuk disabilitas dan lansia,” katanya.

[irp]

Membangkitkan optimisme publik

Sejauh ini, Mukhanif aktif mengedukasi para difabel melalui media yang didirikannya difapedia.com. Melalui media tersebut, informasi-informasi penting ia sebarkan dan dapat diakses secara luas.

Menurutnya, peran media digital saat ini sangat penting untuk melayani kebutuhan masyarakat. “Sekali lagi, tentu dengan informasi-informasi yang dapat membangun optimisme dalam masyarakat kita,” tuturnya.

Mukhanif menambahkan, membangkitkan optimisme publik agar tidak cemas itu penting agar situasi publik dapat terkendali.

Di samping itu, ia berharap pemerintah mengoptimalkan layanan kesehatan, misalnya Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis dan kepastian SDM tenaga medis mencukupi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2