Sederet Tips Sederhana Mendaur Ulang Media Tanam Bekas
Klikhijau.com – Media tanam telah menjadi bagian terpenting dari aktvitas tanam menanam. Tak ada aktvitas menanam tanpanya. Media tanam yang digunakan pun tidak bisa sembarangan. Harus yang tetap b...
Klikhijau.com – Media tanam telah menjadi bagian terpenting dari aktvitas tanam menanam. Tak ada aktvitas menanam tanpanya.
Media tanam yang digunakan pun tidak bisa sembarangan. Harus yang tetap bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Hal itu bertujuan agar produktivitasnya dapat menjadi lebih baik dan melimpah.
Media tanam ini bukan hanya tanah, tapi juga bisa air atau bagian tanaman tertentu. Ada yang alami ada pula yang memang dibuat khusus.
Media tanam yang dibuat khusus biasanya digunakan untuk pot. Itu agar tumbuhan pada pot bisa bertumbuh dengan subur.
Penggunaannya pun memiliki fungsi yang penting, karena menjadi tempat melekatnya akar dan juga berperan sebagai penyedia hara bagi tanaman.
Mencampurkan beberapa bahan untuk membuat media yang bisa ditanami harus menghasilkan struktur yang sesuai. Itu dikarenakan setiap jenis media mempunyai pengaruh yang berbeda bagi pertumbuhan tanaman, baik tanaman sayur maupun tanaman hias.
Karena biar bagaimana pun tanaman yang berada dalam pot atau polybag memiliki keterbatasan ruang untuk bergerak.
Karenanya dibutuhkan media tanam yang bisa mendukung pertumbuhannya agar sesuai harapan. Nah, media tanam, khususnya pada pot atau polybag. Umumnya dibuang begitu saja setelah tanamannya dipindahkan atau mati.
Cara itu, selain membuat lebih boros, juga membutuhkan tenaga dan waktu untuk membuat media tanam baru, padahal masih bisa dimanfaatkan untuk ditanami kembali, berikut tips sederhananya.
-
Keluarkan dari pot atau polybag
-
Jemur
-
Siram
-
Tambahkan bahan lain
-
Masukkan kembali