Salut, Nagekeo Terapkan Kearifan Lokal untuk Kurangi Sampah Plastik!

Klikhijau.com - Nagekeo telah memcoba mengurangi sampah plastik dengan menguatkan kearifan lokal (local wisdom). Para pemerhati dan pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) selalu menyoroti pemerinta...

Salut, Nagekeo Terapkan Kearifan Lokal untuk Kurangi Sampah Plastik!
Bacakan Artikel

[irp posts="4639" name="Ramai-Ramai Menyulap Sampah Plastik Jadi Paving Block"]

Pemilik modal yang mengolah bahan kebutuhan rumah tangga tidak terganggu dengan program yang direncanakan pemerintah, bahkan, kedua-duanya memiliki peran masing-masing.

Saat ini tidak bisa dibendung produk-produk dari olah pabrik yang berbahan plastik karena setiap orang memiliki pilihan masing-masing dalam menggunakan bahan kebutuhan rumah tangga.

Namun, Pemerintah Daerah Kabupaten juga mengambil peran dalam meningkatkan perekonomian rakyat serta pemberdayaan rakyat lokal dengan memakai bahan-bahan yang ramah lingkungan, jelasnya.

Saya mulai dari diri sendiri untuk memakai produk lokal hasil olahan rakyat Nagekeo. Selama ini kesulitannya adalah pasar untuk menjual anyam lokal rakyat yang tidak merusak lingkungan hidup. Dan juga aparat sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah wajib memberi produk lokal yang dihasilkan oleh rakyat lokal," katanya.

Wadah wati dan gelas bambu apabila sudah rusak maka bisa dibuang di belakang rumah dan akan lapuk yang menyuburkan tanah. Muncul humus tanah karena daun lontar dan bambu itu bisa lapuk. Tidak keras. Beda dengan piring plastik dan kaca, gelas plastik dan kaca harus membuat lubang sampah sebagai tempat pembuangannya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: