Saksi Kunci Korupsi Lobster Meninggal, KIARA: Penyelidikan Harus Terus Dilanjutkan

Klikhijau.com โ€“ Satu saksi kunci dalam kasus korupsi dan suap ekspor benih lobster Edhy Prabowo, bernama Deden Deni meninggal pada 31 Desember 2020 lalu. Hal ini diungkap pelaksana tugas juru bicara K...

Saksi Kunci Korupsi Lobster Meninggal, KIARA: Penyelidikan Harus Terus Dilanjutkan
Bacakan Artikel

[irp]

Penyelidikan harus mengungkap akarnya

Menurut Susan Herawati, kasus korupsi ekspor lobster ini adalah contoh buruk tata kelola sumber daya perikanan di Indonesia. Hal itu terlihat pada adanya kerugian negara yang cukup besar, sedangkan segelintir pengusaha merangkap politisi mendapatkan untung banyak.

Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan akhir tahun 2020 lalu, sepanjang Juni sampai dengan November 2020 telah terjadi ekspor sebanyak 42,27 juta benih lobster ke luar negeri, dimana Vietnam menjadi penerima sebanyak 42,18 juta ekor atau 99,75 persen dari total ekspor benih lobster.

Dari angka itu, negara hanya mendapatkan PNBP sebanyak 10,57 juta rupiah saja. Sementara itu, keuntungan perusahaan eksportir tercatat sebanyak 7,05 triliun rupiah.

โ€œDengan data tersebut di atas, jelas sudah negara sangat dirugikan. Atas dasar itu seluruh aktor yang menikmati izin ekspor benih lobster dari Edhy Prabowo harus ditangkap oleh KPK, meski terjadi kematian salah satu saksi kunci,โ€ imbuh Susan.

Keberhasilan dan kegagalan KPK dalam mengungkap kasus korupsi ekspor benih lobster, ujar Susan, akan menjadi salah satu tolak ukur kinerja KPK di tengah rendahnya kepercayaan publik secara luas kepada lembaga ini setelah revisi UU KPK pada tahun 2020 lalu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: