Respon Serius Krisis Iklim Makassar, Unhas Gandeng Multi-Pihak Siapkan KKN Tematik Perubahan Iklim

Klikhijau.com – Inisiatif strategis lahir dari Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Pusat Studi Perubahan Iklim (PSPI) LPPM mengambil langkah progresif sebagai respon serius krisis iklim di Makassar...

Respon Serius Krisis Iklim Makassar, Unhas  Gandeng Multi-Pihak Siapkan KKN Tematik Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Inisiatif strategis lahir dari Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Pusat Studi Perubahan Iklim (PSPI) LPPM mengambil langkah progresif sebagai respon serius krisis iklim di Makassar dengan meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim.

Program ini dipersiapkan secara serius melalui forum “Curah Pendapat dan Penyiapan Kuliah Kerja Nyata Unhas Tematik Perubahan Iklim” yang menjadi fondasi kokoh untuk menghasilkan materi pembekalan spesifik untuk konteks Kota Makassar.

Forum yang digagas bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Hanns Seidel Foundation (HSF) ini mengangkat tema kunci "Sinergi Multi-Pihak dalam Merumuskan Program Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Kota Makassar: Dari Kebijakan Regional Menuju Aksi Komunitas Pesisir" berlangsung di salah satu hotel yang berada di jalan Ujungpandang, Bontoala, Kota Makassar, Selasa,. 25 November 2025.

Kepala Pusat Studi Perubahan Iklim Unhas, Rijal Idrus, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi langkah awal penting dalam menyusun materi KKN. Rijal menekankan perlunya pemahaman mendalam mahasiswa sebelum terjun ke lapangan.

"Kami tidak ingin mahasiswa kami nantinya ada di lapangan namun belum memahami apa itu perubahan iklim, dan bagaimana solusi yang ditawarkan," jelas Rijal Idrus.

Curah Pendapat ini dihadiri oleh perwakilan dari 32 kelembagaan yang terdiri dari 18 Fakultas di Unhas, 7 Perguruan Tinggi luar Unhas, serta perwakilan dari NGO/CSO, Jurnalis, dan Pihak Swasta. Kehadiran beragam pihak ini menunjukkan komitmen multi-sektoral dalam mengatasi isu iklim.

Rijal Idrus menambahkan bahwa tujuan utama forum ini adalah mencatat, merekam, dan menjaring pendapat dari berbagai perwakilan untuk dijadikan modul pembekalan, sebagai upaya mengedapankan perumusan solusi secara bersama.

"Output dari kegiatan ini adalah berupa modul atau materi pembekalan yang memilih tematik perubahan iklim sebagai satu tema yang terfokus," tambahnya.

Menurutnya, materi yang diperoleh dari forum ini akan melalui proses pendalaman dan akan segera diterapkan. Dalam dua minggu ke depan, 200 orang mahasiswa akan dibekali untuk bertugas di masing-masing kelurahan di Makassar.

Pembekalan final dijadwalkan pada 9 Desember mendatang, sebelum para mahasiswa dengan berbagai kompetensinya diterjunkan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2