Kolaborasi Tim Dosen Unhas dan Unimerz Edukasi Warga Ujung Tanah Kelola Sampah

oleh -60 kali dilihat
melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat,
Tim dosen Unhas dan Unimerz dalam kegiatan pengabdian masyarakat - Foto: Ist

Klikhijau.com –  Tim dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerja sama dengan Universitas Mega Rezky (Unimerz) dan pemerintah Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi pengelolaan sampah, pekan lalu di Kelurahan Pattingaloang Kota Makassar.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh dosen Unhas dan Unimerz.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok kader Posyandu dan masyarakat dalam mengolah sampah anorganik, edukasi kebersihan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta pengelolaan sampah rumah tangga.

KLIK INI:  Ketika Dua Menteri Perempuan Menolak Disuguhi Air Mineral Botol Plastik

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pendampingan peserta sehingga peserta diharapkan mampu membantu masyarakat dalam mengolah sampah secara berkelanjutan.

Upaya ini dilakukan untuk membantu penanganan masalah sampah yang ada di masyarakat. Olehnya itu sebagai bentuk kerja sama yang berkelanjutan, telah dibuat MoA dengan kelurahan Pattingalloang, kecamatan Ujung Tanah, dalam melakukan keberlanjutan kegiatan pengabdian ini.

Kegiatan bertajuk “PKM SIPAPITA: Strategi Inovasi Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Produk Hiasan dalam Optimalisasi Potensi Nilai Jual Produk pada Kader Posyandu Mawar II”. Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Darmawansyah, SE.,M.Si, bersama anggota tim, Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si. dan Bd. Rosita, S.ST.,M.Kes, dengan melibatkan mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat. Selain dari kalangan dosen, fasilitator kegiatan ini juga dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar.

KLIK INI:  Memanfaatkan Internet untuk Mengurangi Penggunaan Kertas di Kampus

Selanjutnya, Ketua Tim, Prof. Dr. Darmawansyah, SE., M.Si, menyatakan bahwa program ini dapat terlaksana berkat bantuan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi; melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.

“Ini adalah kegiatan kolaborasi yang diharapkan berdampak langsung di masyarakat. Khususnya di tengah permasalahan sampah yang semakin kompleks,” katanya.

Diharapkan, Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, juga mendorong kegiatan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan limbah untuk produk bernilai ekonomi, sehingga mendorong ekonomi sirkular (circular economy).

“Selain menargetkan masyarakat umum, juga kader Posyandu. Pelibatan dan pendampingan kader Posyandu secara aktif dimaksudkan agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, dapat diteruskan kepada komunitasnya masing-masing secara berkelanjutan,” pungkasnya,

KLIK INI:  Tiga Opsi Penanganan Sampah Kota Makassar ala Komunitas Manggala Tanpa Sekat