Warga Selayar Digegerkan Kemunculan Asap dan Air Panas yang Bisa Matangkan Telur

Publish by -100 kali dilihat
Air panas yang muncul di Selayar
Air panas yang muncul di Selayar/foto-Nkriku.com

Klikhijau.com – “Semalam tidak bisa tidur, ada kejadian aneh tidak jauh dari rumah, ada asap muncul dari bawah tanah terus panas, saking panas telur bisa masak di situ.

Sudah dicoba semalam,” pesan itu dikirim oleh Nurul, seorang teman di Selayar, tepat jam 7:32 pagi ini, Jumat, 15 Februari 2019.

Ia mengirim pesan tersebut disertai video. Sayangnya video berdurasi singkat itu tidak memperlihatkan titik munculnya asap. Sebab diambil dari jarak yang agak jauh dengan suasana malam.

Saya kemudian mencoba mencari info tersebut melalui situs online, dan saya menemukan beritanya di media nkriku.com.

Dalam berita itu ditulis bahwa fenomena alam yang diduga asap keluar dari dalam tanah.

Kejadian tersebut menggegerkan warga kota Benteng Kepulauan Selayar, Sulsel, di Jl. Wr. Supratman belakang toko milik H. Solla, kejadian ini baru pertama kalinya terjadi di dalam Kota Benteng.

KLIK INI:  Akibat Perubahan Iklim, Beragam Tanaman Purba ini "Bangkit" Lagi seperti Zombie

Pada jam 07:49, chat Nurul via Whatsapp kembali masuk ke handphone saya. Katanya, kurang lebih pukul 23.00 Wita ada warga yang melapor ke pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Warga mengatakan kalau di belakang rumahnya terdapat asap dari bawah tanah.

Setelah diperiksa, asap tersebut diakibatkan dari uap suhu tanah yang panas, tapi tidak juga tercium bau belerang.

“Dari semalam banyak pihak yang terkait berjaga-jaga di lokasi mencegah hal hal yang tidak diinginkan. Cuma saya curiga jangan sampai, mungkin ada septic tank di sekitarnya yang tidak punya pipa angin untuk pembuangan gas” kata Nurul via chat.

Pada jam 08:22 Wita, chat Nurul kembali masuk, katanya banyak yang masyarakat karena itu merupkan kejadian pertama kali.

KLIK INI:  PLKI Ketuk Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Pola Hidup Ramah Lingkungan

“Tapi sebtulnya sih bisa dipasangi beberapa pipa biopori, untuk waspada jika ditutup akan muncul di tempat lain. Kalau ada biopori, tinggal dibuatkan pengaman agar orang di sini (Selayar) tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran jika metananya semakin kuat,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut berita media nkriku.com, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Taovik Ibnu Subarkah beserta jajaran dan anggota TNI tadi malam berada di tempat kejadian memantau situasi tersebut.

1 unit armada Pemadam Kebakaran dikerahkan ke tempat kejadian untuk berjaga jaga. Ia meminta Warga tetap tenang, sambil tetap dilakukan pantauan terhadap perkembangannya.

Pada jam 08:25, saya membalas chat Nurul dengan sebuah pertanyaan, jadi langkah apa yang petugas? Nurul menjawabnya dengan 16 kata, tidak tahu juga sih sekarang, cuma semalam sudah ambil sampelnya.

Dari LH semalam belum ada,” jawab Nurul, jawaban itu masuk via Whatsapp saya jam 08:07 Wita.

Oya, LH yang dimaksud Nurul adalah Dinas Lingkungan Hidup Selayar.

KLIK INI:  Isu Lingkungan Tak Seksi di Debat Capres-Cawapres, Apa karena Ada yang Masuk Angin?

KLIK Pilihan!