Pupuk Surabaya Perkuat Kapasitas Perempuan Pengelola Perhutanan Sosial

Klikhijau.com - Masih rendahnya partisipasi perempuan dan generasi muda dalam pembentukan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) pada Program Perhutanan Sosial harus menjadi perhatian bersama. Ren...

Pupuk Surabaya Perkuat Kapasitas Perempuan Pengelola Perhutanan Sosial
Bacakan Artikel

โ€œSehingga, kehadiran peraturan presiden tersebut diharapkan dapat menjadi jawaban atas masalah masih minimnya akses dan partisipasi perempuan dan generasi muda dalam Program Perhutanan Sosial. Dengan demikian, perlu ketegasan dan pengaturan yang jelas sekaligus kebijakan afirmasi mulai dari akses untuk memperoleh izin, penguatan kapasitas, hingga dukungan lintas sektoral sehingga partisipasi perempuan dan juga generasi muda benar-benar terwjud dan menjadi acuan hingga ke daerah. Artinya, pengarusutamaan gender (gender maistreaming) sebagai upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan harus lebihย  jelas bagaimana implementasi dan target perubahannya di lapanganโ€ kata Farid.

[irp]

Tantangan Bersama

Sejak 2017, The Asia Foundation melalui Program Unit Environmental Governance (ENVGOV) secara konsisten melaksanakan perayaan International Womenโ€™s Day (IWD).ย  โ€œSelainย  kita punya Hari Kartini dan Hari Ibu,ย  perayaan IWD ini juga penting sebagai tanda kita sebagai bagian dari warga dunia, bukan hanya warga negara Indonesia. Karena memang perjuangan mendorong perbaikan tata kelola hutan dan lahan yang berkelanjutan, adil dan setara juga menjadi agenda global.

Ketimpangan gender dalam pengelolaan hutan dan lahan terjadi di banyak negara lainnya di duniaโ€. Hal tersebut disampaikan Hana Satriyo, Country Representative TAF Indonesia ย dalam pembukaan Temu Nasional Perempuan dan Generasi Pemuda Perhutanan Sosial yang diikuti oleh puluhan perempuan pemimpin (women champion) dari sebelas ย provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua Barat.

Dalam sambutannya, Hana menjelaskan bila Temu Nasional ini sebagai media sehingga women champion bisa bertukar dan berbagi pengalaman terkait dengan pengelolaan Perhutanan Sosial di Indonesia. Hana menguraikan bagaimana akses dan partisipasi perempuan dan generasi muda ini bisa dioptimalkan sehingga bukan hanya hutan dan lingkungan yang tetap terjaga dan berkelanjutan tetapi juga bisa memberikan kesejahteraan.

โ€œJadi ini target kita, dan yang kita perjuangkan didalamnya juga bagaimana perempuan dan generasi muda selain memperoleh akses, juga terlibat dan menentukan keputusan dalam pengelolaan Perhutanan Sosial sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan perempuan dan generasi muda, keluarga dan masyarakat secara keseluruhanโ€ ujar Hana.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: