Udara Bersih yang Dijanjikan Ibu

Anak Kecil dalam Tubuh   pada jendela rumah yang lupa kau tutup semalam angin datang curi semua mimpimu membawanya pergi menuju kabut tipis di selatan. pada anak kecil dalam tubuhmu. per...

Udara Bersih yang Dijanjikan Ibu
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

aku ikut menatap ayah
ayah diam saja
melangkah keluar rumah
memasang sepatu bots hitamnya

dibetulkannya letak parang di pinggangnya
ibu menyusul ayah
ia menenteng dua ember tutup

ketika kutanya untuk apa ember itu?
ayah berdiri
menatap mataku

untuk memanen udara bersih, jawabnya
aku lihat mata ayah memerah
dan kudengar ibu batuk-batuk

kabut turun, saat terik matahari menerkam-nerkam

itu polusi udara, kata ibu
masuk dan tutup pintu
tunggu ibu dan ayah membawa udara bersih dari kebun

keduanya melangkah pergi. tertelah polusi
aku menunggu di jendela

ibu dan ayah tak pernah pulang
udara bersih yang dijanjikan tak pernah tiba

2023

Flare


 

harusnya pesta pernikahan itu digelar di pertengahan bulan
saat hujan kehilangan alamat untuk berkunjung

kebahagian harus tersiar. moment mesti abadi
kuajak kau ke bukit itu, di ujung kampung
abadikan bahagia yang akan basah di ingatan
saat hari tua kelak menelan

kubawa flare, akan kenyalakan di atas kepalamu
biar jerawatmu samar.
dan kau jadi cantik mawar

flare itu menghangus, hangus pula mimpi kita
bukit di ujung kampung
membakar pula pelaminan dan malam pertama

kita mendekam di jeruji
gagal berpesta di pelaminan

di luar, kita berubah jadi kutukan yang dikutuk
di penjara, gerah merampas tidur
api menjilati kita

2023

Panen Lebih Awal


 

kemarin, saluran air mengeruh
apa saja dibawanya
bulu ayam
potongan bambu
anak kucing

satu-satunya yang tak dibawa, hanyalah rasa bersalah

di ujung saluran
dua orang petani bermandi keringat
dihalaunya sampah-sampah dari selokan memanen padinya lebih awal

2023

Asap Ditelan Hujan


 

bau asap tetiba lenyap. napasku berubah air dalam pipa.
kupertajam dengar
deru hujan meraung di atap rumah

bahagia aku

kuhirup napas dan aroma hujan sepuas-puasnya
aku ingin lari ke halaman rumah
bermain hujan sepenuh-penuhnya

kuraba gawai, waktu masih larut malam
ingin kelanjut tidur
tiada lena.

pagi hari, asap kebakaran hutan menghilang
dada lapang, api mungkin padam
hujan masih menderas

aku ke halaman, ingin menadah hujan untuk cuci muka
urung, halaman rumah di kepung banjir

2023

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2