Sungai di Indonesia Banjir Mikroplastik, Dampak Tata Kelola Sampah Buruk?

Klikhijau.com -  "Mikroplastik ditemukan di hampir semua Sungai Indonesia, Hanya di Sumber Air Way Sekampung dan Hulu Air Bengkulu di Desa Rindu Hati kami tidak menemukan mikroplastik" ungkap Rafika A...

Sungai di Indonesia Banjir Mikroplastik, Dampak Tata Kelola Sampah Buruk?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com -  "Mikroplastik ditemukan di hampir semua Sungai Indonesia, Hanya di Sumber Air Way Sekampung dan Hulu Air Bengkulu di Desa Rindu Hati kami tidak menemukan mikroplastik" ungkap Rafika Aprilianti, peneliti Ecoton belum lama ini.

Rafika mengatakan, mikroplastik dalam air sungai akan mengancam kesehatan manusia karena 84% bahan baku air  minum penduduk Indonesia berasal dari air permiukaan.

Oleh sebab itu, dibutuhkan upaya pengendalian sumber mikroplastik yang dibuang ke sungai berasal dari sampah plastik dan limbah Industri terutama Pabrik kertas dan tekstil.

Data Tim Ekspedisi Sungai Nusantara (ESN) 2022 yang menguji kandungan mikroplastik di 68 sungai strategis nasional, menunjukkan 5 Provinsi yang paling tinggi terhadap kontaminasi partikel mikroplastik yaitu Provinsi Jawa Timur ditemukan 6,36 partikel/liter, Provinsi Sumatera Utara ditemukan 5,20 partikel/liter, Provinsi Sumatera Barat ditemukan 5,08 partikel/liter, Provinsi Bangka Belitung 4,97 partikel/liter, Provinsi Sulawesi Tengah 4,17 partikel/liter. Berikut akumulasi data uji mikroplastik di sungai – sungai indonesia yang tersebar di 24 provinsi di Indonesia.

Grafik 1. Identifikasi Mikroplastik Pada Sungai di Indonesia Tahun 2022

Grafik 2. Presentase Jenis Mikroplastik Pada Sungai Indonesia Tahun 2022

Air sungai memiliki peranan vital dalam kehidupan makhluk hidup sehari-hari sebagai habitat berbagai macam organisme. Keadaan sungai di Indonesia sampai ini dinilai masih buruk karena banyak ditemukan sampah plastik di bantaran dan badan air.

Uraian kontaminasi plastik

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2