Selain Sehat, Rutin Tidur Siang Tingkatkan Prestasi Anak di Sekolah

[hijau]tidur siang menjadikan otaknya kian encer[/hijau] Klikhijau.com - Keriuhan dunia pendidikan kembali menarik perhatian. Bukan karena zonasi atau kurikulum baru. Tapi, karena tahun ajaran baru...

Selain Sehat, Rutin Tidur Siang Tingkatkan Prestasi Anak di Sekolah
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

[hijau]tidur siang menjadikan otaknya kian encer[/hijau]

Klikhijau.com - Keriuhan dunia pendidikan kembali menarik perhatian. Bukan karena zonasi atau kurikulum baru. Tapi, karena tahun ajaran baru mulai menggeliat.

Sekolah yang paling merasakan kehebohan itu adalah Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Bagaimana tidak, para orang tua yang merasa girang anaknya masuk TK atau SD.

Namun, masuknya anak ke sekolah juga tentu mengandung kekhawatiran, sebab bisa jadi aktivitas yang banyak di sekolah bisa membuat anak jarang tidur siang. Menurut penelitian tidur siang baik bagi prestasi anak, penelitian tersebut dlakukan pada anak kelas 4-6 SD,

Padahal, menurut ulasan Tempo.co, tidur siang punya banyak manfaat bagi mereka. Bukan hanya membuat tubuhnya lebih bugar atau moodnya lebih baik, tapi juga bisa meningkatkan prestasi akadamik anak di sekolah.

Para peneliti dari University of Pennsylvania dan University of California. Mereka melibatkan sedikitnya 3,000 anak yang duduk di kelas 4, 5, dan 6 SD berusia 10-12 tahun.

Para pneliti itu mencari hubungan antara tidur siang dengan rasa bahagia, pengendalian diri, mengurangi masalah perilaku, dan IQ yang lebih tinggi terutama bagi anak yang duduk di kelas 6 SD.

Hasilnya, anak-anak yang tidur siang sekitar 30-60 menit setiap pekannya mengalami peningkatan performa akademis hingga 7,6 persen.

Sementara anak-anak yang merasa mengantuk di siang hari akibat kurang tidur ternyata berdampak pada setidaknya 20 persen anak-anak yang dilibatkan dalam penelitian.

Selain prestasi akademik, penelitian itu juga mengungkap keterkaitan antara frekuensi tidur siang dengan perilaku anak. Studi dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan catatan dari guru yang mengamati jika ada perubahan sikap dari murid mereka.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2