Mengenai Tungau dan Dampak yang Ditimbulkan Setelah Menyingkirkannya

Klikhijau.com – Begitu masuk, gumpalan debu di teras rumah menyambut saya sore kemarin. Wajar saja begitu, sebab telah hitungan minggu tak dibersihkan karena ditinggal mudik lebaran. Ketika saya membu...

Mengenai Tungau dan Dampak yang Ditimbulkan Setelah Menyingkirkannya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Begitu masuk, gumpalan debu di teras rumah menyambut saya sore kemarin. Wajar saja begitu, sebab telah hitungan minggu tak dibersihkan karena ditinggal mudik lebaran. Ketika saya membuka pintu, suasana dalam rumah pun agak berantakan, khas rumah yang lama tak ada penghuni.

Saya bergerak ke kamar, meletakkan ransel lalu membaringkan tubuh sambil menelepon ke kampung mengabarkan jika saya telah sampai dengan selamat di tujuan.

“Ambattuma,” ujar saya di telepon. Saya tahu satu kata itu bisa menghapus ke khawatiran ibu dan ayah akan keselamatan saya di perjalanan.

Kata itu, artinya saya telah sampai. Laporan serupa itu adalah hal wajib saya lakukan jika melakukan suatu perjalanan, khususnya jika dari Bulukumba ke Gowa.

Sambil berbincang di telepon, sesuatu terasa “merayapi” kulit saya. Saya mengelusnya untuk mengusir geli dan sedikit rasa gatal yang ditimbulkan.

Telapak tangan saya terasa menyentuh sesuatu, awalnya saya kira semut, tapi bukan. Begitu saya memeriksanya, ternyata tungau atau kutu busuk. Saya kaget, sebab itu pertama kalinya saya menemukan tungau di tempat tidur yang selama ini saya tempati

Baunya sungguh busuk dan mengganggu, barangkali karena itulah dinamakan kutu busuk.  Ia merupakan  merupakan salah satu hama yang sering ada di rumah. Bahkan, hewan yang satu ini tak melulu ada di tempat yang kotor.

Meski  busuk dan mengganggu istirahat, rupanya keberadaan tungau menurut Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tak berbahaya dan tak menyebarkan penyakit.

Meski tak menimbulkan penyakit, tapi kehadirannya menyebabkan kualitas istirahat berkurang, sebab ia bisa menggigit dan mengisap darah yang bisa menyebabkan gatal dan ruam yang mengganggu,

Bahkan dalam beberapa kasus  bisa menyebabkan  reaksi alergi serius. Karenanya, banyak orang yang mati-matian untuk menyingkirkannya dengan bahan kimia, termasuk saya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2