Kisah Orangutan Naik Helikopter untuk Sampai ke Habitatnya

Klikhijau.com – Hutan Kehje Sewen berjarak cukup jauh dari Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari. Tidak mudah mencapai lokasi tersebut. Waktu yang dibutuhkan cukup lama. sekitar dua hari sat...

Kisah Orangutan Naik Helikopter untuk Sampai ke Habitatnya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Hutan Kehje Sewen berjarak cukup jauh dari Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari.

Tidak mudah mencapai lokasi tersebut. Waktu yang dibutuhkan cukup lama. sekitar dua hari satu malam.

Transportasi yang digunakan untuk mencapainya adalah  mobil dan perahu secara bergantian.

Waktu perjalanan ini pun sangat bergantung terhadap kondisi lapangan, termasuk kondisi jalan yang rentan terhadap longsor.

Jika terjadi longsor, maka bisa memperlambat transportasi. Oleh karena itu, pilihan untuk menggunakan helikopter menjadi sangat penting. Helikopter dapat memangkas waktu perjalanan dan mengurangi risiko melintasi jalanan yang rentan terhadap longsor.

Karena itu, pada saat melepasliarkan empat orangutan dari Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari ke Hutan Kehje Sewen, yang terletak di Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim memilih menggunakan helikopter. Sebanyak empat orangutan yang dilepasliarkan Hutan Kehje Sewen

Kepala Balai KSDA Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto menjelaskan bahwa dari Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari. Tim pelepasliaran membawa empat orangutan yang terdiri dari dua jantan dan dua betina.

Orangutan tersebut berusia antara 13 - 21 tahun. Mereka dibawa ke pulau pra-pelepasliaran Juq Kehje Swen di Muara Wahau, Kutai Timur. Dari situ, helikopter telah menanti untuk membawa mereka langsung ke titik pelepasliaran di sisi utara Hutan Kehje Sewen.

Pelepasliaran di Kalimantan Tengan

Ari menyampaikan pelepasliaran di Kalimantan Timur dilaksanakan setelah proses pelepasliaran di Kalimantan Tengah (Kalteng)

BKSDA Kalimantan Tengah melepasliarkan delapan orangutan dari Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng ke Hutan Lindung Bukit Batikap, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Pelepasliaran di Kalimantan Tengah dilaksanakan terlebih dahulu pada tanggal 6 November 2023, yang terdiri dari lima jantan dan tiga betina.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2