Hujan Mikroplastik Mengintai Kota-kota di Indonesia

Klikhijau.com – Hujan membawa berkah adalah harapan bersama. Namun, apa jadinya jika hujan menjelma malapetaka. Banjir atau kemacetan? Kalau ini sih biasa dan rutin terjadi. Di kota-kota besar seperti...

Hujan Mikroplastik Mengintai Kota-kota di Indonesia
Bacakan Artikel

Paling mencemaskan tentu karena partikel plastik ini sangat kecil dan dapat segera masuk terhirup manusia atau melalui air dan makanan. Selain berbentuk material kecil, partikel kecil plastic ini mengandung zat beracun seperti ftalat, bisfenol A (BPA), dan logam berat yang dapat lepas ke lingkungan ketika terurai menjadi partikel mikro atau nano. Di udara, partikel ini juga bisa mengikat polutan lain seperti hidrokarbon aromatik dari asap kendaraan. Jadi, yang beracun bukan air hujannya tetapi partikel plastic yang mengandung polutan kimia di dalamnya.

Pemicu mikroplastik di udara antara lain karena gaya hidup modern yang sulit terlepas dari limbah plastik sekali pakai. Pada saat yang sama penanganan sampah di Indonesia belum berjalan baik. Limbah plastik sebagian besar masih terbuang bebas di lingkungan.

BRIN mendorong perlunya langkah serius bagi para pengambil kebijakan di Indonesia untuk komitmen menata kebijakan pengelolaan sampah. Mulai dari pengurangan plastik sekali pakai, peningkatan daur ulang hingga partisipasi warga. Untuk mewujudkan ini, edukasi dinilai sangat penting untuk mengubah cara pandang masyarakat.

Selain Jakarta, kota-kota besar lainnya di Indonesia rupanya sudah mendera perkara serupa. Kota mana saja?  Riset BRIN menunjukkan, selain DKI Jakarta, partikel mikroplastik dari air hujan juga diketemukan di wilayah Jabodetabek lainnya, seperti Kota Bogor, Kota Depok, Bekasi dan Tanggerang.

Mikroplastik dalam butiran air hujan bahkan dijumpai pula di kota besar lainnya seperti di  Kota Bandung dan sekitarnya, Kota Yogyakarta, Kota Semarang, Kota Surabaya, Denpasar Medan Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Makasar, dan Manado.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2