Nasib Burung dengan Warna Mencolok Lebih Mengkhawatirkan

Klikhijau.com - Semakin menarik seekor burung secara visual. Kemerdekaannya akan semakin “suram”, sebab semakin besar pula kemungkinan ia berakhir dalam perdagangan satwa liar. Opini tersebut diung...

Nasib Burung dengan Warna Mencolok Lebih Mengkhawatirkan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Semakin menarik seekor burung secara visual. Kemerdekaannya akan semakin “suram”, sebab semakin besar pula kemungkinan ia berakhir dalam perdagangan satwa liar.

Opini tersebut diungkapkan oleh sebuah analisis global baru yang menyeluruh menemukan pola yang mencolok tersebut.

Pola tersebut muncul di berbagai benua dan jenis pasar, di mana estetika memengaruhi jaringan perdagangan legal dan ilegal.

Penelitian yang dipimpin oleh Anna Haukka, seorang peneliti doktoral di Universitas Helsinki (UH) tersebut.  Berfokus pada bagaimana preferensi manusia membentuk perdagangan dan konservasi satwa liar.

Dilansir dari Earth, para peneliti  memeriksa catatan 9.228 spesies. Mereka berasal dari pasar lokal hingga internasional. Fakta yang ditemukan adalah dalam perdagangan hewan peliharaan hidup, warna cerah dan bulu yang mencolok tingkat permintaannya lebih tinggi.

Dalam analisis global baru yang diterbitkan dalam jurnal Biological Conservation itu, para peneliti menggabungkan lima sumber data utama yang melacak perdagangan legal dan ilegal, lalu memodelkan bagaimana penampilan, ukuran tubuh, dan jangkauan terkait dengan risiko perdagangan.

Tim memisahkan pasar internasional dari pasar domestik dan membandingkan burung hidup dengan produk yang terbuat dari burung.

“Hasilnya menunjukkan adanya korelasi antara nilai estetika suatu spesies dan kemungkinan diperdagangkan, terutama di pasar burung hidup, tempat burung umumnya dijual sebagai hewan peliharaan atau untuk dipajang,” ujar Haukka.

Ukuran tubuh juga berpengaruh

Selain itu, ukuran tubuh dan penyebaran geografis juga masuk dalam radar  pertimbangan. Spesies yang lebih besar dan memiliki jangkauan yang luas lebih dominan dalam perdagangan lintas batas, sementara spesies yang lebih kecil mungkin muncul di pasar lokal dan penanganannya lebih mudah.

Namun, nasib paling sial dialami burung penyanyi dengan bulu yang langka dan mencolok. Tingkat perdagangannya jauh lebih tinggi. Hal ini menempatkan seluruh kelompok spesies ini, khusus yang berwarna cerah dalam bahaya.

Tidak hanya satwanya, para peneliti juga melacak perdagangan produk turunan, yakni produk yang terbuat dari burung seperti bulu, pakaian, atau ornamen. Daya tarik visual juga penting di beberapa wilayah, meskipun kurang penting dibandingkan burung hidup.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2