Apa Itu Keberlanjutan atau Sustainability?

Klikhijau.com – Keberlanjutan atau sustainability, istilah yang mungkin akrab di telinga dan kerap kita gunakan. Narasi ini semakin menguat seiring merebaknya isu perubahan iklim yang mendorong perlun...

Apa Itu Keberlanjutan atau Sustainability?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Keberlanjutan atau sustainability, istilah yang mungkin akrab di telinga dan kerap kita gunakan. Narasi ini semakin menguat seiring merebaknya isu perubahan iklim yang mendorong perlunya visi atau gaya hidup yang ramah lingkungan.

Lalu, apa sebenarnya definisi keberlanjutan atau sustainability? Pemahaman akan hal ini perlu dikenali agar kita semakin tahu mengapa sikap dan tindakan peduli lingkungan itu penting menjadi satu budaya atau minset.

Pengertian keberlanjutan atau Sustainability

Keberlanjutan berasal dari kata sustainability, yang berasal dari kata Bahasa Inggris ‘sustain’ yang berarti ‘berlanjut’ dan ‘ability’ yang berarti ‘kemampuan’. Jadi ‘sustainability’ maknanya sepadam dengan ‘keberlanjutan’ dalam Bahasa Indonesia.

Dalam konteks ekologi, sustainability dapat dimaknai bahwa sistem biologis yang tetap mampu menghidupi keanekaragaman hayati dan produktivitas tanpa batas.

Hal itu dapat dicapai bila manusia tidak memanfaatkan dan mengeksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan sehingga menimbulkan kerusakan ekologis atau mengganggu keseimbangan ekologi.

[irp]

Singkat kata, sustainability adalah suatu proses sosio-ekologis yang ditandai dengan pencapaian cita-cita yang sama. Definisi dari cita-cita ini tidak dilimitasi oleh ruang dan waktu tertentu. Namun, terus-menerus dilaksanakan dengan pendekatan yang dinamis, sehingga menghasilkan suatu sistem yang berkelanjutan.

Bagaimana keberlanjutan bekerja?

Keberlanjutan atau sustainability  adalah penggunaan metode secara sadar dan proaktif yang berdampak positif bagi harmoni manusia dan bumi. Jadi, keberlanjutan akan berdampak baik bagi bumi sekaligus memberi kebaikan pada manusia untuk waktu yang berkesinambungan.

Penting dipahami bahwa proses untuk mencapai keberlanjutan harus dapat diandalkan, direplikasi dan dapat diukur. Demikian pula dengan hasil atau keberhasilannya yang harus dapat dikonfirmasi, terutama dengan pengawasan dari luar.

Konsep keberlanjutan memiliki tiga cakupan kerangka waktu yakni, memperbaiki kesalahan masa lalu, meminimalkan atau bahkan menghilangkan masalah saat ini, dan membangun legacy atau warisan untuk generasi selanjutnya.

[irp]

Aksi-aksi atau suatu proses sustainability dilakukan oleh manusia. Mesin dan korporasi tidak dapat menjalankan proses sustainability. Singkatnya, hanya manusialah yang dapat memanfaatkan segala daya untuk optimalisasi dari visi keberlanjutan itu sendiri.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2