Apa Itu Keberlanjutan atau Sustainability?

Klikhijau.com – Keberlanjutan atau sustainability, istilah yang mungkin akrab di telinga dan kerap kita gunakan. Narasi ini semakin menguat seiring merebaknya isu perubahan iklim yang mendorong perlun...

Apa Itu Keberlanjutan atau Sustainability?
Bacakan Artikel

Sustainability memiliki tujuan zero dampak atau bahaya. Hal ini mengarah pada strategi yang dipakai yang harus taat pada standar etika dan hukum.

Strategi yang paling baik dan kerap dipakai dalam sustainability adalah pendekatan ikremental. Dalam hal ini, kita tidak perlu merasa menjadi yang paling cepat dalam hidup berkelanjutan. Sebab, kecepatan ditentukan oleh kemampuan untuk mempertahankan tingkat perubahan positif, bukan dari berapa cepatnya seseorang mendorong perubahan pada sesuatu.

[caption id="attachment_20492" align="alignnone" width="640"]keberlanjutan Ilustrasi - Foto/ Globelet Reusable di Unsplash[/caption]

Pilar dari paradigma sustainability

Paradigma keberlanjutan adalah suatu visi sustainability dalam melangsungkan kehidupan untuk semua makhluk hidup. Dalam konteks ini ada tiga pilar utama yang menjadi acuan yakni ekonomi, lingkungan dan sosial (masyarakat). Atau dalam istilah lain 3P (Profit, planet, People).

[irp]

Ketiga pilar ini menjadi hal penting dalam keberlanjutan dimana harmoni dari ketiganya terus-menerus diperjuangkan atau diwujudkan. Bila ada satu pilar yang timpang, misalnya aspek sosial atau lingkungannya, maka kesenjangan atau masalah pasti terjadi.

Prinsip keberlanjutan tidak melulu memikirkan aspek ekonomi dalam pembangunan, tetapi tetap menimbang aspek lingkungan yang kerap jadi dampak dari suatu pembangunan. Bagaimana memasukkan tiga aspek penting ini dalam cara pandang dan kebijakan, di sinilah peran atau makna dari paradigma keberlanjutan.

Bila menengok ke realitas kekinian dimana bencana ekologis begitu massif, sudah dipastikan bahwa ada jurang ekologis yang terjadi. Paradigma pembangunan kita mengabaikan aspek lingkungan dan sosial yang kemudian merugikan keberlanjutan suatu sumber daya.

Krisis pangan atau ancaman perubahan iklim adalah bukti nyata betapa pentingnya menerapkan paradigma keberlanjutan. Hal itu diimplementasikan dalam praktik atau aksi-aksi sederhana dalam keseharian semisal gaya hidup ramah lingkungan.

Tidak hanya secara individu, sustainability juga mulai diterapkan di perusahaan agar dampak dari industrialisasi dapat diproteksi atau diminimalkan. Begitu pula pada aspek kebijakan (policy), dimana negara atau pemerintah perlu mendorong suatu regulasi yang mengatur praktik ekonomi hijau.

Sampai disini kita sudah memahami bukan tentang sustainability? Mari bersama-sama menjalani hidup yang mempertimbangkan atau memikirkan keberlanjutan bumi. Ada banyak aksi memulihkan bumi yang bisa dilakukan, mulai dari hal-hal kecil seperti menanam pohon, menjaga area konservasi dan lainnya.

Salam lestari!

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2