Program Bersih Indonesia, Ambisi Menuju Indonesia Nol Sampah Plastik

Klikhijau.com – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan tonggak penting dalam perjalanannya untuk mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan oleh Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut da...

Program Bersih Indonesia, Ambisi Menuju Indonesia Nol Sampah Plastik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan tonggak penting dalam perjalanannya untuk mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan oleh Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut dan Kemitraan Aksi Plastik Nasional Indonesia (National Plastic Action Partnership – NPAP) (29/6)  pada Konferensi Kelautan PBB 2022.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Pemerintah Kabupaten Malang, bersama dengan organisasi nirlaba global the Alliance to End Plastic Waste (the Alliance), telah bermitra untuk meluncurkan program Bersih Indonesia: Eliminasi Sampah Plastik (Bersih Indonesia).

Pengumuman global ini datang sekitar 1.5 bulan setelah acara peluncuran program Bersih Indonesia di Malang, Indonesia pada 18 Mei lalu.

Program ini adalah salah satu kemitraan publik-swasta terbesar di dunia untuk pengelolaan sampah dan bertujuan untuk membantu meningkatkan proses pengumpulan, pemilahan, dan daur ulang sampah plastik di Indonesia.

Program ini juga bertujuan untuk mendemonstrasikan model pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan secara finansial di negara berkembang, yang dapat ditingkatkan dan dijadikan contoh di seluruh Indonesia serta negara-negara lain.

[irp]

Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di ASEAN dan dengan populasi lebih dari 270 juta penduduk, Indonesia adalah pemain kunci untuk mengurangi sampah plastik, baik secara regional maupun global. Pada tahun 2019, Pemerintah Indonesia bermitra dengan Global Plastic Action Partnership dan menjadi negara pertama yang memperkenalkan NPAP.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target nasional pengurangan sampah plastik di laut hingga 70% pada tahun 2025 serta pengurangan polusi plastik mendekati nol pada tahun 2040.

Untuk mencapai target ini, Indonesia memerlukan investasi modal sekitar US$18 miliar untuk pengelolaan dan daur ulang sampah di antara tahun 2017 dan 2040, dengan sekitar US$1 miliar per tahun untuk pembiayaan operasional tambahan untuk pengelolaan sampah padat pada tahun 2040.

Pelaksanaan program pembangunan berkelanjutan dan pengurangan sampah plastik telah menjadi salah satu prioritas nasional Pemerintah Indonesia. Sebagaimana juga mobilisasi modal untuk sistem pengelolaan sampah, yang seringkali mengalami kekurangan dana karena tantangan ekonomi modal dan biaya operasional yang tinggi serta aliran pendapatan yang lemah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2