Pohon Bintaro, Tanaman Alternatif Insektisida Nabati

Klikhijau.com – Pohon bintaro, pohon yang sangat rajin berbuah. Ia bisa berbuah sepanjang tahun dan tidak mengenal musim. Pohon yang menyandang nama ilmiah Cerbera manghas L ini pun, cara memperban...

Pohon Bintaro, Tanaman Alternatif Insektisida Nabati
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Pohon bintaro, pohon yang sangat rajin berbuah. Ia bisa berbuah sepanjang tahun dan tidak mengenal musim.

Pohon yang menyandang nama ilmiah Cerbera manghas L ini pun, cara memperbanyaknya cukup mudah—generatifnya melalui biji. Karena berbuah sepanjang tahun, maka bibitnya bisa melimpah.

Di tanah air, nama pohon ini cukup familiar, khususnya bagi penikmat acara televisi. Namanya sering kali disebutkan oleh pembawa acara.

Namanya merupakan nama satu kawasan di Jakarta, yakni Bintaro. Tepatnya Bintaro Jaya, suatu kota mandiri. Kota ini dikembangkan oleh Jaya Real Property. Pertama kali dibangun pada tahun 1979.

Sementara untuk pohonnya sendiri, ia memiliki beragam nama lokal, di antaranya bintaro, manga laut, dan babuto.

Pohon dari kerajaan Plantae dikenal sebagai salah satu tanaman tahunan. Ia banyak digunakan untuk penghijauan untuk menghiasi kota dan meneduhkannya.

Tidak hanya jadi penghias dan peneduh saja, tapi juga  dijadikan sebagai bahan baku kerajinan bunga kering yang berpotensi mengangkat perekonomian masyarakat.

Prayuda (2014) menyebutkan bahwa tanaman ini termasuk tumbuhan mangrove yang berasal dari daerah tropis di Asia, Madagaskar, Australia, dan kepulauan sebelah barat Samudra Pasifik.

Spesifik bintaro

Tanaman dari divisi Magnoliophyta ini memiliki ukuran yang sedang. Tingginya  mencapai 25 m dan diameter 70 cm. Ia berdaun tunggal yang tersusun dalam bentuk spiral.

Pada  helaian daunnya jorong hingga bundar telur. Warnanya adalah warna alam, yakni hijau. Tepatnya berwarna hijau tua.  Ia memiliki tulang daun sekunder berjumlah 13 hingga 40 pasang.

Sebagai tanaman yang biasa dimanfaatkan sebagai tanaman hias, pohon dari genus Cerbera punya keunggulan tersendiri. Karena bunganya bukan hanya indah, tetapi memiliki aroma yang harum.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2