Kangkung, Mudah Tumbuh dan Enak Dimakan, Ini 6 Fakta Menarik Lainnya!

oleh -4.322 kali dilihat
Mudah Tumbuh dan Enak Dimakan, Ini 5 Fakta Menarik Perihal Kangkung!
Kangkung-Foto/paktanidigital.com
Anis Kurniawan

Klikhijau.com – Kangkung (Ipomoea aquatica Forsk) merupakan tumbuhan jenis sayur-sayuran yang ditanam sebagai makanan. Tanaman ini mudah tumbuh khususnya di kawasan berair, sehingga dapat di jumpai di mana-mana.

Kankung dapat ditanam di lahan terbatas maupun dengan metode hidroponik. Perawatannya tidak ribet dan tidak memerlukan waktu lama untuk masa panen. Para ibu rumah tangga biasanya mengolahnya menjadi sayur tumis kangkung yang renyah dimakan.

Harga kangkung di pasaran saat ini sangat murah ketimbang jenis sayuran lainnya. Selain melimpah karena mudah tumbuh, banyak orang yang juga menanamnya secara organik.

Sahabat Hijau, berikut 6 fakta menarik perihal kangkung yang perlu diketahui sebagai sayur favorit.

KLIK INI:  Tanam Kelor, Lebih Bagus Biji atau Batangnya?
  1. Dua Jenis paling popular

Ada dua jenis kangkung paling popular ditanam yakni kangkung darat dan air. Dari segi rasa, nyaris tak ada beda keduanya. Hanya saja, jenis air dianggap lebih alami karena kerap dijumpai tumbuh alami di lahan berair semisal di sawah, tepi sungai atau di empan.

Perbedaan lainnya tampak dari segi fisik, dedaun kangkung air lebih lebar dan panjang. Ujung daunnya meruncing. Warna daunnya tampak hijau keputih-putihan. Seringkali muncul bunga pada kangkung air, warnanya putih indah.

Jenis darat biasa juga disebut kangkung cabut, hanya dapat tumbuh di tempat yang kering. Ciri utamanya antara lain batangnya lebih kecil, berwarna putih kehijauan. Daunnya tidak tebal serta lebih lunak. Memiliki bunga berwarna putih bersih.  Apabila jenis darat ini dimasak akan lebih cepat layu atau masak.

Sedangkan, jenis air daunnya lebih besar dan agak keras, ketika dimasak akan lebih lama layu. Bunganya berwarna putih kemerahan.

KLIK INI:  Elang Ular Sulawesi, Elang Endemik yang Kehadirannya Dirindukan Petani
  1. Bunga kangkung

Seperti tanaman lainnya, kangkung juga memiliki bunga yang mungil. Tidak hanya berbunga, dalam fase pertumbuhannya, kangkung juga akan berbiji dan berbuah.

Bunganya berbentuk seperti terompet. Sedangkan, daunnya seperti mahkota berwarna putih polos atau pun merah polos lembayung.

Bunganya terdiri dari 5 sepala yang berlekatan juga 5 petala yang berlekatan. Ada 5 stamen dalam 1 lingkaran dan 1 gynoecium yang terdiri dari 2 sampai 3 bagian.

Sepala berlekatan akan membentuk tabung pendek. Sedangkan petala berlekatan membentuk bangun lonceng yang dibedakan menjadi tabung mahkota/tubulus dan limbus.

KLIK INI:  Kisah Persahabatan Unik Kopda Maikel dengan Mangewang Liar di Yenbuba
  1. Batang Kangkung

Untuk diketahui, batang sayur satu ini bersifat herbaseus alias banyak mengandung air. Batangnya tampak membulat serta berlubang. Pada umumnya batang bercabang banyak dan dapat tumbuh menjalar.

Pertumbuhan batang condong dan memiliki permukaan yang licin juga berbuku-buku. Dari buku-buku inilah muncul dedaun yang kemudian dapat dijadikan masakan sayur enak.

  1. Kangkung merah

Tidak banyak yang tahu bahwa ada satu jenis kangkung yaitu jenis merah. Jenis Rubra atau seyur yang daunnya berwarna ungu kemerahan. Tanaman sayur jenis ini memiliki ciri daun serta bunga yang memiliki warna semu merah dan ungu. Daun dari tanaman ini berbentuk lebar tetapi adaptif terhadap lahan kering.

Sayangnya, jenis ini jarang ditemui di Indonesia. Biasanya yang banyak beredar di Indonesia yaitu yang berdaun hijau. Baik itu jenis air atau pun jenis darat.

KLIK INI:  Kayu Suren, Manfaatnya dan 5 Fakta Menarik Tentangnya
  1. Kaya manfaat

Di balik rasanya yang renyah, kangkung kaya manfaat dan layak menjadi sayur andalan. Untuk diketahui, dalam 100 gram tanaman segar yang masih mentah, terdapat 3,4 gr protein, 3,9 gr karbohidrat, dan 2 gr serat.

Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam sayuran ini juga sangat tinggi. Bahkan dalam secangkir bayam air yang sudah disiangi (kira-kira 56 gram), Anda bisa memenuhi 70 persen kebutuhan vitamin A harian serta 51 persen kebutuhan vitamin C harian.

Selain itu, sayur ini juga kaya akan berbagai mineral penting seperti kalium sebanyak 250,1 miligram (mg), 67 mg kalsium, 2,3 mg zat besi, 65 mg natrium, serta 54 mg fosfor.

Meskipun kaya akan berbagai nutrisi penting, bayam air ini dikenal rendah kalori. Sebelum dimasak, secangkir daun bayam air hanya mengandung 11 kalori.

Dengan beragam kandungannya tersebut, kangkung bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, mencegah diabetes, mengatasi anemia, melawan kerusakan hati dan sebagai anti radang.

6. Jadi makanan terlarang di Amerika

Jadi makanan favorit di Indonesia, tetapi dilarang di Amerika. Kangkung bahkan masuk dalam daftar tumbuhan Akuatik yang berbahaya atau berpotensi berbahaya sejak 1990. Kangkung juga terdaftar sebagai gulma pada Departemen Pertanian di Amerika Serikat.

Seperti diketahui, Gulma atau biasa disebut hama adalah tanaman yang tidak diinginkan kehadirannya pada lahan pertanian karena menurunkan hasil tanaman produksi. Pemerintah AS sudah mengatur peredarannya dengan ketat.

KLIK INI:  Bucephalandra, Tanaman Air Bernilai Tinggi yang Pas untuk Aquascape