Pestisida Alami, Definisi dan Jenisnya yang Menarik Diketahui

Klikhijau.com โ€“ Pemakaian pestisida alami saat ini sedang digandrungi banyak petani khususnya dalam pertanian organik. Ini penting untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan dari pengunaan pe...

Pestisida Alami, Definisi dan Jenisnya yang Menarik Diketahui
Bacakan Artikel

Ada tiga jenis pestisida alami yang sekarang banyak dikembangkan, sebagai berikut:



  • Pestisida botani (botanical pesticides)



Pestisida botani berasal dari ekstrak tanaman. Ada beragam jenis tanaman yang memproduksi senyawa kimia yang bermanfaat melindungi dirinya dari serangan hama. Senyawa ini pula yang dapat diambil untuk melindungi tanaman lain.

Dari sejumlah penelitian ditemukan bahwa ada sekitar 2.000 jenis tanaman di Indonesia yang dikenal memiliki kemampuan sebagai pestisida.

[irp]

Hal menarik dari pestisida botani adalah dampaknya yang tidak langsung mematikan hama sebagaimana efek yang ditimbulkan dari pestisida sintetis.

Pestisida botani setidaknya berfungsi sebagai berikut:


  • Menolak kehadiran serangga terutama yang disebabkan oleh adanya bau yang menyengat.

  • Mencegah serangga memakan tanaman yang telah disemprot, terutama disebabkan oleh karena rasanya yang pahit.

  • Mencegah serangga meletakkan telurnya dan menghentikan proses penetasan telur.

  • Mengacaukan sistem hormon di dalam tubuh serangga.

  • Sebagai pemikat kehadiran serangga yang dapat dipakai sebagai perangkap serangga lainnya.

  • Beberapa jenis pestisida botani dapat berperan dalam mengendalikan pertumbuhan jamur (fungisida) dan bakteri (bakterisida) perusak tanaman.


Setidaknya ada 13 tanaman di Indonesia yang diketahui dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami antara lain: bunga krisan (Chrysanthenum cinerarietolium), serai (Andropogon nardus), Lada (Piper nigrum), Mindi (Melia azedarach), Tembakau (Nicotinia tabacum), Akar tuba (Derris eliptica), Mimba (Azadirachta indica) dan Saga (Abrus precatorius).

Selain itu, ada Jeringau (Arocus calamus), Babandotan (Ageratum conyzoides), Bengkuang (Pachyrrhyzus erosus), Bitung (Barringtonia acutangulata) dan Daun cengkih (Syzygium aromaticum).

[irp]ย 



  • Pestisida biologis (biological pesticides)



Pestisida biologis mengandung mikroorganisme pengganggu serangga hama, seperti bakteri patogenik, virus dan jamur. Mikroorganisme ini secara alami merupakan musuh alami hama yang kemudian dikembangbiakkan untuk keperluan perlindungan tanaman.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: