Persoalan Lingkungan Menjadi Ruang Belajar Mahasiswa

Persoalan Lingkungan Menjadi Ruang Belajar Mahasiswa
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari UNM, Bahrul Amsal dan Alwi Usra Usman mendampingi mahasiswa ke tempat magang. - Foto: Andi Fitrah Maulana/Klikhijau.
Bacakan Artikel

Belajar dari Ritme Lapangan

Pengalaman tersebut juga membawa mahasiswa pada ritme kerja yang tidak selalu dapat diprediksi.

Anis menjelaskan bahwa berberapa kegiatan di KlikHijau terkadang menuntut respons cepat. Rapat dapat berlangsung pada malam hari ketika ada kebutuhan mendesak, sementara kegiatan lapangan bisa muncul dengan waktu persiapan yang terbatas.

Ia menitikberatkan, dalam kerja jurnalistik dan kegiatan lingkungan, ketepatan waktu menjadi bagian dari profesionalisme.

Namun, proses tersebut tetap membutuhkan ruang bagi mahasiswa untuk bertanya, menyampaikan kesulitan, menerima koreksi, dan mencoba kembali. Ruang aman yang ditawarkan KlikHijau menjadi penting agar mahasiswa dapat belajar sekaligus menghadapi tuntutan belajar secara bertahap.

Program ini mempertemukan tiga unsur kunci yakni kampus, organisasi, dan persoalan lingkungan.

Kampus membawa teori dan kerangka berpikir. KlikHijau menyediakan ruang kerja serta pengalaman lapangan. Sementara persoalan lingkungan menjadi medan bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan membaca realitas sosial.

Selama sekitar empat bulan ke depan, Nur Adriani, Ulfia Kalsum, St. Nashwa Wahdania Azis, Muhammad Yunus, dan Reihan Zainal akan menulis, meliput, mengamati, berdiskusi, merancang program, membangun relasi dengan berbagai pihak, serta berhadapan dengan persoalan yang mungkin tidak mereka temukan di ruang kuliah.

Jawaban atas pertanyaan tentang apa yang dapat dilakukan setelah bertahun-tahun mempelajari teori tidak akan lahir dalam sehari.

Ia bisa muncul dari sebuah liputan, percakapan dengan komunitas, program yang gagal lalu diperbaiki, catatan jurnal yang ditulis larut malam, atau sebuah gagasan yang akhirnya berhasil diwujudkan bersama.

Perjalanan tersebut ditandai dengan kedatangan dan penyambutan kelima mahasiswa di KlikHijau, Makassar. Mereka disambut Direktur KlikHijau Makassar, Anis Kurniawan bersama tim.

Bagi KlikHijau, kehadiran mahasiswa Sosiologi UNM memiliki kedekatan tersendiri karena keterhubungan isu dan kerjasama yang telah beberapa tahun berjalan.

Penyambutan itu menjadi penanda dimulainya perjalanan lima mahasiswa lintas disiplin ilmu untuk belajar persoalan lingkungan, juga tentang bagaimana sebuah persoalan dibaca, dibicarakan, dan dikerjakan bersama.

Pilih Halaman: