Paradoks Lapangan Kerja Pada Industri Padat Modal, Antara Janji Kesejahteraan dan Realitas Ekologi

Klikhijau.com - Narasi pembangunan ekonomi modern, pembukaan lapangan kerja sering kali menjadi mantra sakti yang digunakan untuk melunakkan hambatan sosial. Di balik deru mesin ekskavator dan pemba...

Paradoks Lapangan Kerja Pada Industri Padat Modal, Antara Janji Kesejahteraan dan Realitas Ekologi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Narasi pembangunan ekonomi modern, pembukaan lapangan kerja sering kali menjadi mantra sakti yang digunakan untuk melunakkan hambatan sosial. Di balik deru mesin ekskavator dan pembangunan pabrik raksasa, terselip janji tentang kemakmuran yang akan menetes ke masyarakat lokal.

Apabila kita membedah fenomena ini melalui kacamata sosiologi lingkungan dan ekonomi politik, kita akan menemukan sebuah realitas yang jauh lebih kompleks dan sering kali pahit, sebuah ketegangan abadi antara kebutuhan perut hari ini dan keberlanjutan bumi di masa depan.

Upaya memberikan janji pekerjaan untuk meredam kritik disebut sebagai strategi legitimasi. Menurut teori Treadmill of Production yang dicetuskan oleh Allan Schnaiberg, sistem ekonomi kita didorong untuk terus tumbuh secara eksponensial.

Untuk menjaga kecepatan mesin ini, industri membutuhkan akses terhadap sumber daya alam yang sering kali berada di wilayah adat atau pemukiman warga. Di sinilah janji lapangan kerja berperan bukan sekadar sebagai dampak ekonomi, melainkan sebagai instrumen politik untuk meminimalisir resistensi.

Riset menunjukkan bahwa janji ini sering kali bersifat asimetris. Masyarakat lokal dihadapkan pada pilihan sulit, mendukung proyek yang merusak lingkungan mereka dengan harapan mendapat upah, atau menolak demi kelestarian alam namun tetap terjebak dalam kondisi ekonomi yang dianggap sulit.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:

Whats Your Reaction

like 0
Like
dislike 0
Dislike
love 0
Love
funny 0
Funny
angry 0
Angry
sad 0
Sad
wow 0
Wow