Okra, Sayuran Berlendir Kaya Manfaat yang Bisa Jadi Tanaman Pot

Klikhijau.com – Sayuran dari buah okra banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan. Buahnya dari tanaman dengan nama lati Abelmoschus esculentus. Jika dilihat sekilas, okra  seperti tanaman hi...

Okra, Sayuran Berlendir Kaya Manfaat yang Bisa Jadi Tanaman Pot
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Sayuran dari buah okra banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan. Buahnya dari tanaman dengan nama lati Abelmoschus esculentus.

Jika dilihat sekilas, okra  seperti tanaman hias dengan tinggi 3-6 kaki dengan bunga mirip kembang sepatu, buahnya seperti kapsul kerucut yang memanjang, biasanya hijau kekuningan sampai hijau, tapi kadang ungu atau putih.

Buah okra memiliki kandungan lendir dan lunak. Okra  bisa tumbuh dengan cepat menjadi panjang (10-30 cm) dan sempit (1-4 cm) polong dengan ujung yang mengarah seperti paruh atau tumpul.

Buah okra memiliki banyak kandungan, menurut Elvie Rindengan (2017), analisis proksimat yang dilakukan menunjukkan kandungan karbohidrat, protein, lemak, abu dan air. Kandungan terbesarnya adalah karbohidrat, hasil FTIR menunjukkan komponen utamanya galaktosa, rhamnosa, dan asam galakturonik. Protein penyusun mucilago atau lendir terdiri dari asam amino hidrofilik dan asam amino hidrofobik.

Memiliki banyak nama

Tanaman ini memiliki banyak nama, di antaranya kacang bendi, qiu kui, okra, okura, okro, quiabos, ochro, quiabo, okoro, gumbo, quimgombo, bamieh, bamya, quingumbo, bamia, ladies fingers, bendi, gombo, bhindi, kopi arab dan termasuk dalam keluarga Malvaceae (Tavakoli, 2009)

 Selain itu, okra juga dikenal dengan sebutan ‘lady finger’ ini dapat tumbuh di negara beriklim tropis. Hal inilah yang mungkin membuat negara seperti Indonesia, Asia, India, dan Timur Tengah tidak terlalu asing dengan menu makanan yang terbuat dari okra.

Okra juga kaya serat dan antioksidan. Sayuran dari buah okra memiliki teksturnya yang cenderung berlendir dan lengket, terutama ketika dipanaskan.

Lendir inilah yang menyebabkan banyak orang enggan memakannya, padahal di balik lendirnya okra mengandung berbagai macam mineral, seperti kalium, magnesium, tembaga, seng, fosfor dan kalsium.

Selain itu, buah okra juga mengandung berbagai jenis vitamin, mulai dari vitamin A, B, C,  hingga vitamin K yang bermanfaat bagi kesehatan.

Menurut Data Gizi U.S. Department of Agriculture (USDA), satu cangkir okra mentah, dengan berat 100 gram mengandung, kalori: 33, protein: 1,9 g, lemak: 0,2 g, karbohidrat: 7,5 g, serat 3,2 g, gula: 1,5 g, vitamin K: 31,3 miligram (mg), potasium: 299 mg, natrium: 7 mg, vitamin C: 23 mg, tiamin: 0,2 mg, magnesium: 57 mg, kalsium: 82 mg, vitamin B6: 0,215 mg, asam Folat: 60 mikrogram (mcg), vitamin 36 mcg, juga juga menyediakan beberapa zat besi, niasin, fosfor, dan tembaga.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2