Murakami dan Tips Sederhana Melewati Masa Menstruasi tanpa Sampah Pembalut

Klikhijau.com –  Haruki Murakami dalam novelnya yang berjudul Norwegian Wood membahas singkat  tentang pembalut melalui tokoh yang bernama Kobayashi Midori. Midori mencoba mengkalkulasi jumlah pemb...

Murakami dan Tips Sederhana Melewati Masa Menstruasi tanpa Sampah Pembalut
Bacakan Artikel

Kutipan di atas  menjadi bukti jika sampah pembalut pantas dikhawatirkan. Apalagi menurut  laporan dari National Women's Health Network, di Amerika Serikat saja tedapat sekitar 85 juta perempuan. Mereka ini berada di usia reproduktif sehingga akan rutin mengalami menstruasi setiap bulannya.

Itu berarti mereka akan menghasilkan sekitar  12 miliar banyaknya pembalut kapas. Laporan lainnya  dari  OrganiCup menunjukkan ada sebanyak 11.000 pembalut sekali pakai dihasilkan oleh satu perempuan seumur hidup mereka.

[irp]

Untuk mengatasi apa yang disinggung Murakami dalam novelnya, dibutuhkan cara yang efektif dan ramah lingkungan bagi perempuan untuk mengatasi tamu bulanan itu, sehingga tidak menimbulkan sampah berupa pembalut.

Berikut ini beberapa cara bisa ditempuh, yakni:



  •  Menstrual cup



Menstrual cup dikenal juga dengan naman cangkir menstruasi. Benda ini jauh berbeda dengan pembalut pada fungsinya, karena tidak menyerap darah, melainkan menampungnya.

Alat penampung darah menstruasi ini  terbuat dari medical silicon. Menstrual cup diyakini  sangat aman tanpa efek samping apapun selama kita bisa selalu higienis.

Lingkaran-lingkaran  atau pelek dari cangkir yang menempel di dinding miss V bisa memberi sedikit tekanan, sehingga kram bisa dikurangi.

Setelah cup terisi penuh, kamu bisa menggunakan stem (ujung batang) untuk membantu mengeluarkannya juga dengan kegel atau gerakan menahan pipis.

Setelah cupnya bergeser ke bawah, kamu dapat menekan di satu sisi cangkir untuk mengeluarkan udaranya dan release hisapannya. Tuangkan darah menstruasi ke toilet lalu bilas cangkir dan gunakan kembali.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: