Merawat Cerita Nenek Moyang Suku Bugis demi Kelestarian Ikan Masapi

Klikhijau.com – Sahabat hijau pernah dengar kata Masapi? Mungkin bagi kalian yang di luar pulau Sulawesi jarang mendengar nama ini. Namun, bagi yang senang mancing mungkin sering menjumpai Masapi i...

Merawat Cerita Nenek Moyang Suku Bugis demi Kelestarian Ikan Masapi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Sahabat hijau pernah dengar kata Masapi? Mungkin bagi kalian yang di luar pulau Sulawesi jarang mendengar nama ini.

Namun, bagi yang senang mancing mungkin sering menjumpai Masapi ini. Iya, Masapi dalam bahasa latin Anguilla, sp adalah ikan yang mirip seperti ular.

Jika dilihat sekilas, ia menyerupai belut yang mempunyai telinga. Siapa sangka ikan belut ini termasuk ikan purba yang mempunyai cita rasa yang enak dengan harga lumayan fantastis.

Dilansir dari KabarSelebes.id berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Fahmi et al. (2012) menerangkan bahwa dari 19 spesies dan subspesies Masapi atau lebih dikenal dengan Sidat yang ada di dunia, tujuh diantaranya berada di Indonesia.

Tapi bagi kalian yang bersuku Bugis, kemungkinan besar kalian tidak bisa menikmati ikan ini karena cerita turun temurun. Cerita tersebut yang menyebutkan bahwa ikan ini bertuah dan bisa menyebabkan kulit gatal dan melepuh. Sebagian masyarakat Bugis-Makassar yang masih melestarikan adat budaya peninggalan nenek moyang. Mereka memang masih meyakini kesakralan dan kekeramatan dari daging ikan masapi ini.

Saya pernah memiliki pengalaman unik perihal Masapi ini. Suatu ketika, saya ingin membeli ikan ini, namun kakak tiba-tiba ingat pesan nenek. Pesan itu dipaparkan dengan sangat baik oleh kakak.

"Nenek pernah berpesan kalau kita tidak boleh sampai memakan ikan Masapi. Jangankan dimakan, melihat ketika ada orang yang membakarnya dan asapnya mengenai kita, maka tubuh seketika melepuh dan gatal," ujarnya sambil menatap ke arah saya.

Mendengar penuturan kakak saya itu, akhirnya saya urung membelinya dan menggantinya dengan membeli beberapa kilo kepiting dan udang. Tak puas rasanya, saya pulang ke rumah. Mencoba mencari tahu sejarah ikan Masapi ini.


Ada yang menyakini, ikan Masapi ini seperti ikan lumba-lumba yang bisa menolong orang-orang yang sedang dalam bahaya.

Nyaris seperti yang diceritakan kakak, konon cerita ini beredar dari  nenek moyang Suku Bugis yang bersembunyi di sebuah sungai besar di tengah hutan.

Saat itu dia dikejar oleh tentara Belanda dan diselamatkan oleh ikan Masapi ini.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2